Musisi di Balik Lagu yang Diputar 600 Juta Kali Ini Ternyata Ada di Malang

Musisi di Balik Lagu yang Diputar 600 Juta Kali Ini Ternyata Ada di Malang
Pencipta Lagu “L”, Halstage di Kayutangan Heritage (akun instagram @halstage)

Malang, blok-a.com – Musisi dan pencipta lagu Halstage mengungkapkan bahwa dirinya kini tinggal di Kota Malang. Hal itu disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @halstage yang dilihat blok-a.com, Senin (9/3/2026).

Dalam unggahan tersebut, Halstage menyebut Malang sebagai tempat tinggal sementaranya. Ia juga mengisyaratkan bahwa selama ini dirinya cukup lama “bersembunyi” dari publik.

“Memilih Malang sebagai rumah sementara, tapi sepertinya aku terlalu lama bersembunyi,” tulisnya.

Unggahan itu juga disertai beberapa foto yang memperlihatkan dirinya berada di sejumlah titik ikonik kota. Di antaranya di kawasan Alun-Alun Merdeka Malang serta koridor heritage di Kayutangan Heritage.

Halstage mengungkapkan bahwa karya-karyanya telah diputar lebih dari 600 juta kali. Menurutnya, angka tersebut menjadi bukti bahwa musik yang ia ciptakan memiliki tempat di hati pendengar.

Ia juga menyinggung dua lagu ciptaannya yang telah menjadi anthem bagi banyak orang, yakni L dan Terima Kasih. Kedua lagu itu disebutnya telah teruji waktu meskipun ia sempat lama tidak merilis karya baru.

“Angka itu masif bahkan untuk sekelas musisi nasional. Bukan keberuntungan; itu bukti kalau karyaku punya tempat,” tulisnya.

Dalam unggahan yang sama, Halstage juga menyinggung kuatnya ekosistem musik di Malang. Ia menyebut kota ini sebagai “raksasa yang tak terlihat” karena banyaknya talenta musik alternatif yang berkembang.

Beberapa nama band dan musisi yang ia sebut antara lain Dazzle, Coldiac, GAHBM, Iksan Skuter, Beeswax, dan Somniumsaic.

Menurutnya, Malang tidak hanya memiliki banyak band dan musisi, tetapi juga didukung kru, visual artist, hingga vendor yang mampu bersaing di industri musik.

“Kota ini penuh sumber daya dan sangat menghargai movement. Maka rasanya nggak berlebihan kalau aku sebut sebagai ‘raksasa yang tak terlihat’,” tulisnya.

Ke depan, Halstage mengaku ingin lebih terlibat dengan komunitas musik lokal. Ia berencana mulai aktif tampil di panggung, mengikuti simpul komunitas, hingga berbagi pengalaman dalam workshop penulisan lagu.

Selain itu, ia juga mengungkapkan rencananya untuk kembali membuat karya musik baru setelah cukup lama vakum.

“Dan yang paling utama, mulai bikin lagu lagi,” tulisnya.

Ia pun berharap suatu saat dapat bertemu langsung dengan para pendengar yang selama ini menyanyikan lagu-lagunya. (bob)

Exit mobile version