20 Desa Masih Alami Kekeringan Meskipun Hujan Turun di Kabupaten Malang

Pendistribusian air bersih di Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Dok. BPBD Kabupaten Malang for blok-a.com)
Pendistribusian air bersih di Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Dok. BPBD Kabupaten Malang for blok-a.com)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Sejumlah wilyah di Malang mulai diguyur hujan, kendati demikian hal tersebut belum mengurangi jumlah wilayah kekeringan di Kabupaten Malang.

Bahkan, jumlah luas wilayahnya terus bertambah dari hari sebelumnya. Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, hingga Rabu (29/11) wilayah yang dilanda kekeringan mancapai 20 desa di enam kecamatan.

Rinciannya, dua desa di Kecamatan Jabung, Satu Desa di Kecamatan Singosari, empat desa di Kalipare, satu desa di Donomulyo, satu desa di Gedangan, satu desa di Pagak. Sementara terbanyak, yakni 11 desa di Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan, BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan, meskipun sejumlah wilayah telah dilanda hujan. Namun hal itu belum berdampak pada ketersediaan air bersih di sumber mata air yang ada di daerah yang dilanda kekeringan.

“Hujan untuk sementara belum berdampak pada sumber mata air kembali seperti semula,” ujar Sadono kepada Blok-a.com, Kamis (30/11/2023).

Sejak 1 September hingga saat ini Rabu (29/11), pihaknya masih melakukan suplai air bersih ke 20 desa dengan total sebanyak 8.873.900 liter air bersih.

Terpisah, Penata Penanggulangan Bencana Ahli Pratama, BPBD Kabupaten Malang, Isa Ansori mengatakan, sejauh ini pihaknya mencatat, baru dua desa yang menghentikan penyaluran bantuan air bersih.

“Dua desa yang menghentikan bantuan Desa Kemiri Jabung dan Desa Kalirejo Kalipare. Karena dua desa yang dimaksud sudah ada pembangunan proyek Hipam yang saat ini sudah bisa digunakan,” jelas Isa saat dikonfirmasi awakmedia.

Di lain sisi, terdapat dua desa yang menjadi titik baru yang terdampak kekeringan, yakni di Desa Segaran Kecamatan Gedangan dan desa Sumberejo Kecamatan Pagak.

Dimana Desa Sumberejo mulai dilakukan pendistribusian air sejak tanggal 16 November 2023. Sedangkan untuk Desa Segaran tengah dikoordinasikan untuk didistribusikan bantuan mulai Rabu (30/11) kemarin.

Sejauh ini, ia mengaku BPBD Kabupaten Malang masih kekurangan armada untuk pendistribusian bantuan air bersih. Sehingga, penyaluran air masih dilakukan bergantian.

“Karena keterbatasan armada jadi untuk pengiriman ke desa harus bergantian. Tidak bisa setiap hari,” pungkasnya. (ptu/bob)