Anggota DPR RI Endro Hermono Buka Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani Kota Blitar

Bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kapasitas petani/pelaku usaha hortikultura. (blok-a.com/Fajar)
Bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kapasitas petani/pelaku usaha hortikultura. (blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Anggota Komisi IV DPR RI, Ir. Endro Hermono, MBA membuka bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kapasitas petani dan pelaku usaha hortikultura, Sabtu (27/1/2024).

Bimtek yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Blitar oleh Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura tersebut, diikuti ratusan petani/pelaku usaha hortikultura Kota Blitar.

Endro Hermono mengatakan, bimtek peningkatan kapasitas petani/pelaku usaha hortikultura ini, bertujuan untuk memberikan penguatan agar mereka bisa bersaing dengan negara lain.

“Kami terus mendorong petani dan pelaku usaha hortikultura sebagai penggerak dan pelopor yang inovatif, kreatif, profesional, mandiri, agar kuat. Sehingga mampu bersaing, dan berwawasan global,” kata Endro Hermono.

Ditambahkannya, salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia dalam pengembangan hortikultura yaitu melalui bimbingan teknis seperti ini.

“Jadi bimtek ini, merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM para petani atau pelaku hortikultura,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi IV DPR RI yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Blitar ini memberikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar, karena di Kota Blitar sudah ada ekspor tanaman hias.

“Kita akan mendorong terus milenial-milenial yang bergerak dalam hortikultura ini. Sehingga pertanian seperti bunga, vanili dan lain-lain yang memiliki nilai tinggi ini, bisa mensejahterakan masyarakat,” tandasnya.

Endro Hermono yang juga caleg DPR RI Dapil VI Jatim nomor urut 2 dari Partai Gerindra ini berharap, petani harus untung, harus hidup sejahtera dan bisa bersaing dengan petani di luar negeri.

“Petani itu harus untung, harus bisa hidup di negeri sendiri dan bisa bersaing dengan petani luar negeri,” pungkasnya. (jar/lio)

Exit mobile version