Kabupaten Malang, blok-a.com – Bupati Malang H.M. Sanusi menghadiri pengukuhan Pengurus Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Malang periode 2025–2030, di Pendopo Agung Kabupaten Malang.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Malang, Kapolres Malang, Dandim 0818 Malang-Batu, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Ketua DPP PKDI Jawa Timur, serta seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Malang. Hadir pula pimpinan Bank Jatim Cabang Kepanjen, Malang, dan Batu, serta jajaran organisasi desa seperti PABPDSI dan ABPEDNAS Kabupaten Malang.
Bupati Sanusi menyampaikan para kepala desa harus menjadi garda terdepan untuk membangun desa di wilayahnya masing-masing.
“Semoga dengan dikukuhkannya PKDI Kabupaten Malang, para kepala desa semakin semangat membangun desanya,” ujar Sanusi.
Ia menegaskan, pengurus PKDI harus mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan menjadi motor penggerak kemajuan desa.
“Keberadaan PKDI sangat positif. Saya berharap para kepala desa di dalamnya aktif memberikan kontribusi dan dukungan agar program kerja 2025–2030 berjalan optimal,” tambahnya.
Sebagai wadah koordinasi strategis, PKDI juga diharapkan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI), guna menjaga keseimbangan pembangunan desa melalui mekanisme checks and balances.
“Kesejahteraan masyarakat desa hanya bisa dicapai bila ada sinergi antara kepala desa dan lembaga desa lainnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sanusi mendorong agar seluruh kepala desa memiliki inovasi lokal dalam membangun potensi wilayah masing-masing. Salah satu ide yang tengah digagas Pemkab Malang adalah pengembangan wisata offroad sebagai penggerak ekonomi desa.
“Saya berencana mengembangkan wisata offroad untuk meningkatkan perekonomian lokal. Dengan upaya ini, kemiskinan dapat menurun secara signifikan,” jelasnya.
Selain sektor ekonomi, Sanusi juga menekankan pentingnya peningkatan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dasar. Ia mencontohkan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Semua ini memerlukan dukungan penuh dari kepala desa agar program pendidikan berjalan baik dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.
Acara pengukuhan ditutup dengan doa bersama dan penandatanganan komitmen kerja PKDI Kabupaten Malang 2025–2030 yang menitikberatkan pada kolaborasi desa, peningkatan pelayanan publik, dan penguatan ekonomi lokal. (yog)




