Dokter di Puskesmas Pakisaji Viral usai Komentari Pasien BPJS, Ngaku Akunnya Dipakai Orang Lain

Tangkapan layar komentar kontroversial dari akun Threads @herdiana_asp. (tangkapan layar)
Tangkapan layar komentar kontroversial dari akun Threads @herdiana_asp. (tangkapan layar)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang masih mendalami dugaan komentar kontroversial yang muncul dari akun Threads yang diduga milik dokter di Puskesmas Pakisaji, yakni @herdiana_asp. Pemeriksaan dilakukan setelah akun tersebut diduga melontarkan komentar bernada menyindir seorang pasien pengguna BPJS yang mengeluhkan lamanya antrean kamar rumah sakit.

Sekretaris Dinkes Kabupaten Malang, Izzah El Maila, membenarkan pemilik akun tersebut merupakan seorang dokter yang bertugas di Puskesmas Pakisaji. Namun hingga kini, pihaknya belum mengambil kesimpulan karena proses klarifikasi masih berlangsung.

“Iya, dokter di Puskesmas Pakisaji,” kata Izzah.

Ia mengungkapkan, pemeriksaan tidak hanya dilakukan kepada pihak yang bersangkutan, tetapi juga dapat melibatkan pihak lain maupun metode pendalaman lainnya untuk memastikan kronologi kejadian.

“Saya kira kalau orangnya bisa satu atau dua lah. Tapi kemungkinan nggak cuma memeriksa orang saja. Mungkin ada metode-metode yang lain,” ungkapnya.

Dari hasil klarifikasi sementara, dokter yang bersangkutan mengaku tidak menulis komentar tersebut. Ia menyampaikan akun media sosial miliknya digunakan oleh orang lain.

“Menurut pengakuan nakes dari Pakisaji, akunnya dipakai orang lain. (Untuk saat ini) Sedang kami lakukan pemeriksaan, tapi belum selesai, jadi belum bisa disimpulkan dan butuh waktu,” lanjut Izzah.

Selama proses pemeriksaan berlangsung, Dinkes menonaktifkan sementara dokter tersebut dari pelayanan klinik. Langkah itu diambil agar pelayanan di Puskesmas Pakisaji tetap berjalan optimal.

“Dari pelayanan klinik aja, beliau tentunya nggak bisa melayani dengan maksimal kan. Karena ada pemeriksaan jadi beliau tidak bisa standby di poli,” jelasnya.

Izzah memastikan proses pemeriksaan akan diselesaikan secepat mungkin agar terdapat kepastian mengenai peristiwa tersebut.

Kasus ini bermula dari unggahan akun Threads @yurizaltrich pada 22 Juli 2026 yang menuliskan keluhan, “8 jam belum dapat kamar, Ga mau spill RS-nya, soalnya gue pake BPJS.” Unggahan itu memicu berbagai tanggapan dari warganet, termasuk komentar dari akun @herdiana_asp yang diduga milik dokter di Puskesmas Pakisaji.

Komentar tersebut berbunyi, “yurizal yurizal, kau masuklah ke triase merah (kode pasien dalam kondisi kritis) dulu zal, nanti cepet kau dapat kamar. Lengkap dengan ventilator dan monitornya bunyi ‘tit tit…tit..titt..’. Dingin bgt (banget) kamarnya zal, bs pake BPJS,” dan kemudian menuai sorotan luas di media sosial. (yog/bob)

Exit mobile version