DPUBM Kabupaten Malang Tuntaskan Pengaspalan Halaman Stadion Kanjuruhan, Aktivitas Masyarakat Kian Nyaman

Pengaspalan jalan di halaman luar Stadion Kanjuruhan yang dilaksanakan oleh DPUBM Kabupaten Malang (DPUBM for blok-a.com)
Pengaspalan jalan di halaman luar Stadion Kanjuruhan yang dilaksanakan oleh DPUBM Kabupaten Malang (DPUBM for blok-a.com)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) terus berupaya meningkatkan kualitas fasilitas umum, salah satunya melalui perbaikan area halaman luar Stadion Kanjuruhan. Pekerjaan pengaspalan yang telah rampung pada awal pekan ini diharapkan dapat menunjang berbagai aktivitas masyarakat yang selama ini memanfaatkan kawasan tersebut.

Kepala DPUBM Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma menjelaskan, pekerjaan pengaspalan tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak tahun lalu. Namun, pelaksanaannya baru dapat direalisasikan pada tahun ini karena keterbatasan anggaran.

“Itu kan sudah menjadi rencana kami memang awalnya. Mulai tahun kemarin itu, cuma tahun kemarin karena keterbatasan anggaran, jadi baru bisa dilaksanakan di tahun ini,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (25/6/2026).

Pekerjaan pengaspalan dilaksanakan selama dua hari dan telah selesai pada Selasa (23/6/2025) lalu. Area yang ditangani memiliki panjang sekitar 400 meter dengan lebar yang bervariasi, mulai 7,5 meter hingga 36 meter.

“Untuk panjangnya itu sekitar 400 meter. Lebarnya itu bervariasi, mulai 7,5 meter sampai 36 meter. Untuk yang di depan itu yang agak lebar, 36 meter,” tambahnya.

Pria yang akrab disapa Oong ini menerangkan, pengaspalan belum dapat menjangkau seluruh area halaman Stadion Kanjuruhan. DPUBM baru melakukan perbaikan pada sebagian area yang dinilai menjadi prioritas karena sering digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat.

“Cuma belum bisa meng-cover semua keseluruhan di halaman stadion. Cuma baru bisa, paling tidak karena di situ sering dipakai untuk berbagai kegiatan. Jadi paling tidak bisa untuk menunjang kegiatan itu juga,” terangnya.

Oong mengungkapkan, dalam pelaksanaannya DPUBM menggunakan metode overlay dengan material Hot Rolled Sheet-Wearing Course (HRS-WC). Jenis material tersebut dinilai memiliki daya tahan yang cukup baik untuk mendukung aktivitas di kawasan stadion.

“Penanganan kami itu overlay pakai material HRS-WC. Jadi kalau HRS-WC itu bisa sekitar lima tahunan,” ungkapnya.

Perbaikan tersebut juga merupakan tindak lanjut atas usulan yang disampaikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang, serta aspirasi masyarakat yang mengeluhkan kondisi permukaan jalan dan halaman stadion yang mulai mengalami kerusakan.

“Ada usulan dari Dispora juga tahun kemarin. Kemudian juga ada usulan dari masyarakat karena sudah banyak yang bolong-bolong. Kalau kemarin baru kita tangani penutupan lubangnya saja. Tahun ini baru bisa kita laksanakan overlay, tapi belum bisa meng-cover seluruh halaman, baru sebagian,” bebernya.

Oong menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas fasilitas publik yang dimanfaatkan masyarakat. Selain menunjang aktivitas olahraga, kawasan Stadion Kanjuruhan juga sering digunakan untuk berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Terkait area yang belum tersentuh perbaikan, DPUBM akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan bagian perencanaan serta mempertimbangkan ketersediaan anggaran dan skala prioritas pembangunan daerah.

“Nanti coba kita koordinasikan lagi dengan bagian perencanaan. Kita juga mempertimbangkan ketersediaan anggaran dan prioritas kegiatan. Kalau dari sisi pelaksanaan, kami siap menindaklanjuti sesuai perencanaan yang ditetapkan,” pungkasnya. (yog/bob)

Exit mobile version