Kota Malang, blok-a.com – Beredar video rekaman yang memperlihatkan aksi seorang driver ojek online (Ojol) meluapkan emosi hingga meludahi seorang perempuan viral di media sosial.
Diketahui, aksi itu terjadi di depan gerbang Universitas Negeri Malang (UM), Jalan Veteran Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, sekitar pukul 16.30, Jumat (15/3/2024 ) sore kemarin.
Dalam video itu, seorang driver Ojol tampak menunjuk-nunjuk perempuan sambil marah marah hingga meludahi perempuan itu. Aksi itu sempat dilerai driver Ojol lain yang juga ada di lokasi.
Perempuan itu sendiri sebenarnya adalah calon penumpangnya. Namun saat driver Ojol itu tiba ternyata sudah dibatalkan.
Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anton Widodo membenarkan kejadian itu. Dikatakan, peristiwa itu bermula dari seorang perempuan yang membatalkan orderan saat driver menuju lokasi.
“Kemarahan driver itu kan karena dia dapat order di UM itu. Lalu dia bilang bentar ya ini lagi kena macet, ada pasar takjil. Mau nyampai UM, di-cancel sama yang order,” kata Anton, Minggu (17/3/2024).
Menurutnya, driver Ojol itu tengah terjebak kemacetan di kawasan pasar takjil Jalan Surabaya, Kota Malang. Namun saat masih di perjalanan, penumpang tersebut tiba tiba membatalkan orderan.
Anton menyampaikan bahwa tak ada penganiayaan yang dilakukan oleh driver ojol kepada penumpang yang membatalkan order itu. Hanya saja, driver itu sempat marah marah dan meludahi penumpang tersebut.
“Hanya meludah, tidak ada aksi pemukulan atau penganiayaan,” ungkapnya.
Dikatakan, driver ojol itu sudah dimintai keterangan terkait kejadian tersebut. Driver itu juga telah menyampaikan permintaan maaf.
“Tadi malam sekitar pukul 22.00 sudah dimintai keterangan, lalu klarifikasi dan minta maaf,” tegasnya.
Sementara driver Ojol yang bernama Arif mengakui saat dimintai keterangan oleh petugas di Polsek Lowokwaru dan membuat video klalifikasi permintaan maaf.
“Saya Arif meminta atas tersebarnya video di media sosial atas perbuatannya yang saya lakukan terhadap seorang penumpang wanita di depan gerbang UM kemarin hari Jumat (15/3/2024 ) sore lusa,” ujar Arif.
“Sekali lagi saya meminta maaf kepada masyarakat yang menjadi resah atas ulah saya sendiri. Khususnya kepada .mbaknya yang ada dividio itu,” sambungnya.
Dengan kejadian ini , kata Arif , dirinya akan berusaha lebih baik serta mengontrol emosi dan tidak akan mengulangi kejadian seperti itu.
“Sekali lagi saya meminta maaf
terhadap orang orang merasa dirugikan atau menjadi tramu atas ulahnya,” tutupnya. (ags/bob)




