Kota Malang, blok-a.com – Bertepatan dengan hari jadi ke-109 Kota Malang serta tahun terakhir masa jabatan Wali Kota, DPRD Kota Malang menyoroti kinerja kepemimpinan Wali Kota Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi.
Dalam sidang paripurna istimewa yang digelar di gendung DPRD Kota Malang pada Jumat (31/03/2023) pagi, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika sedikit mengulik kinerja positif Sutiaji – Sofyan Edi selama lima tahun ini.
Made, sapaan akrabnya, mengapresiasi kinerja kepemimpinan Sutiaji – Sofyan Edi yang kini telah memasuki tahun terakhir.
Ia menyebut dalam setiap proses pembangunan tentunya ditemukan kekurangan dan kelebihan, hal tersebut dinilai normal.
Demi melanjutkan pembangunan yang nyata dan berdampak pada masyarakat Kota Malang, Made berkomitmen mendorong Pemkot Malang terlebih untuk fokus pada kebutuhan primer publik.
“Saya sering mengingatkan kepada Pak Wali, jangan lupakan kebutuhan primer publik Kota Malang. Sehingga sebaik apapun pencapaian kita, jika kebutuhan primer belum terpenuhi maka tetap akan menjadi sorotan masyarakat,” ungkap Made saat ditemui awakmedia sesuai melaksanakan Paripurna Istimewa, Jumat (31/03/2023).
Lebih lanjut, dijelaskan Made, beberapa kebutuhan primer publik yang dimaksud yakni berkaitan dengan masih adanya jalan berlubang, drainase yang tersumbat, dan fasilitas pendidikan serta pelayanan kesehatan yang perlu ditingkatkan.
Politikus dari Partai PDI-Perjuangan ini menyampaikan bahwa dalam peringatan HUT ini merupakan momentum yang patut dihargai. Mengingat telah terjadi banyak pembangunan yang dilakukan selama hampir lima tahun masa kepemimpinan Sutiaji – Sofyan Edi.
“Harapannya agar Kota Malang dapat menjadi lebih baik ke depannya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, seluruh perangkat kerja, Forkopimda yang terlibat, dan tentunya seluruh masyarakat yang terus bersama membangun Kota Malang yang bermartabat,” pungkasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Malang, Sutiaji menyampaikan rasa terima kasihnya atas kolaborasi yang sudah dilakukan oleh semua pihak untuk membangun Kota Malang.
Dikatakan Sutiaji, bahwa tidak mungkin capaian-capaian Kota Malang di berbagai bidang dapat terpenuhi tanpa kolaborasi yang terbentuk apik dengan para pemangku kepentingan.
“Ini adalah prestasi yang luar biasa, membangun satu frekuensi, menemukan jati diri Kota Malang. Membangun sebuah irama yang bernada ceria dan menyenangkan adalah sesuatu yang tidak gampang. Bukan hanya isapan jempol. Capaian kita dapat terpenuhi ketika ada kolaborasi dan akselerasi. Terima kasih kepada Forkopimda,” ucap Sutiaji, saat memberikan sambutan pada Paripuna Istimewa, Jumat (31/03/2023).(ptu/lio)




