Malang, Blok-a.com – Jumlah hewan kurban yang dihimpun Universitas Islam Malang (UNISMA) pada Hari Raya Idul Adha 2026 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Rektor UNISMA, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., menyebut peningkatan tersebut menjadi indikator tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan kurban di lingkungan kampus.
“Walaupun kalau kita baca tren di berita-berita ada penurunan karena keadaan ekonomi, tetapi Alhamdulillah kepercayaan masyarakat untuk menitipkan penyembelihan hewan kurban melalui Masjid UNISMA semakin tinggi bahkan ada peningkatan,” ungkap Prof. Junaidi.
Menurutnya, meningkatnya kepercayaan masyarakat tidak lepas dari pendekatan personal dan kekeluargaan yang selama ini dibangun oleh UNISMA kepada masyarakat maupun para mitra.
“Semakin kita dipercaya oleh masyarakat maka semakin banyak masyarakat yang mempercayakan penyembelihannya ke lembaga kita. Pendekatan kita pendekatan personal dan pendekatan kekeluargaan,”katanya.
Pada Idul Adha tahun ini, UNISMA berhasil menghimpun 22 ekor sapi dan 33 ekor kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari keluarga besar UNISMA, Yayasan, masyarakat, hingga mitra seperti BSI dan Masjid Salman ITB.
Sebagian hewan kurban disembelih langsung di Masjid Ainul Yakin, sementara sisanya disalurkan ke berbagai wilayah Malang Raya seperti pondok pesantren dan sekolah agar manfaatnya lebih luas dirasakan masyarakat.
Saat ditanya mengenai total paket distribusi daging kurban yang akan dibagikan, Prof. Junaidi mengaku belum dapat memastikan jumlah pastinya.
“Kalau untuk pembagian paket itu saya kurang tahu bisa sampai berapa,” ujarnya.
Lebih jauh, Prof. Junaidi memaknai Idul Adha sebagai momentum untuk memperkuat nilai keikhlasan, kesabaran, dan keteguhan iman.
“Dalam memaknai Idul Adha ini terkait dengan keikhlasan, kesabaran, dan kekuatan iman. Semoga melalui peringatan ini keikhlasan dan kesabaran kita menjadi semakin baik,” tuturnya.
Ia berharap semangat berkurban terus tumbuh di tengah masyarakat dan dapat menjadi teladan dari nilai-nilai yang diajarkan Nabi Ibrahim AS.
“Kita bisa menauladani keikhlasan, kesabaran, dan kekuatan iman dari Nabi Ibrahim AS,” pungkasnya. (zul/ova)



