Kota Malang, blok-a.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai memberikan dampak terhadap penyerapan hasil peternakan di Kabupaten Malang. Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari mencatat seluruh produksi susu segar dari peternakan sapi perahnya kini terserap untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Kepala BBIB Singosari, Akbar, mengatakan sebanyak 300 liter susu segar diproduksi setiap hari dari sekitar 30 ekor sapi perah yang dikelola di kawasan BBIB Singosari.
“Kalau untuk MBG kami ada farm sapi perah. Yang terserap sebanyak 300 liter per hari dari total 30 ekor sapi. Produknya berupa susu segar,” ujar Akbar.
Menurutnya, seluruh produksi susu tersebut diserap oleh sekitar lima unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Harga susu segar yang dipasok berkisar antara Rp8.000 hingga Rp9.000 per liter.
“Seluruh produk susu ditampung SPPG di Lawang, yang kemarin itu bergantian menyerap susu segar setiap hari,” katanya.
Akbar menjelaskan, ketika operasional SPPG dihentikan sementara, seperti saat masa libur sekolah, produksi susu tetap disalurkan agar tidak terbuang. BBIB Singosari mengalihkan distribusi ke Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung.
“Seperti libur sekarang ini, jadi KAN Jabung kami pasok,” ujarnya.
Sementara itu, terkait kemungkinan memasok kebutuhan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Akbar menyebut hingga kini belum ada kerja sama yang terjalin.
“Belum, karena kami belum ada interaksi dengan koperasi desa,” pungkasnya.
Sebagai informasi, BBIB Singosari merupakan pusat pengembangan genetika ternak nasional yang berperan dalam penyediaan bibit unggul guna meningkatkan produktivitas peternakan di Indonesia. Saat ini, balai tersebut mengelola 279 ekor sapi perah, 165 ekor sapi jantan dari berbagai jenis, 30 kambing jantan, serta 411 bibit kambing. (yog)




