Widjaja memaparkan bahwa para warga akhirnya bisa menerima perubahan satu arah di koridor Kayutangan setelah diberi pemahaman sebanyak dua kali.
“Setelah diberi pemahaman dua kali itu baru warga mengatakan ‘oh begitu’,” paparnya.
Dirinya juga sempat mendengar keluhan warga terkait kerugian yang akan dialami oleh toko mereka jika sistem satu arah diterapkan di Kayutangan.
“Itu kerugian dapat darimana coba perhitungannya, dicoba saja belum,” ujar Widjaja.
Kepala dinas itu juga memberi wejangan kepada warga untuk percaya pada Allah agar perusahaannya tidak merugi jika sistem satu arah diterapkan nanti.
“Ya percaya saja sama Allah, memang yang mengatur rejeki Dishub? Kan bukan,” terangnya.
Warga diminta untuk tetap optimis selama uji coba yang akan dilaksanakan 23 Januari 2023 mendatang.
“Optimis lah optimis ayo, kita cari jalan keluar yang lebih baik, yang jelas pemerintah tidak ada niat untuk merugikan warga,” pungkasnya.



