Pemkot Malang Siapkan Rp800 Juta untuk Perbaikan Jembatan Brawijaya

Pemkot Malang Siapkan Rp800 Juta untuk Perbaikan Jembatan Brawijaya
Jembatan Brawijaya yang dipersiapkan untuk diperbaiki Pemkot Malang (blok-a/Berril Labiq)

Kota Malang, blok-a.com – Pemkot Malang menargetkan perbaikan Jembatan Brawijaya yang berada di kawasan Splendid atau Pasar Bunga mulai dikerjakan pada September 2026.

Jembatan tersebut menjadi salah satu dari tiga jembatan yang masuk prioritas perbaikan Pemkot Malang tahun ini. Selain Jembatan Brawijaya, terdapat Jembatan Sonokembang dan Jembatan Muharto.

Kabid Bina Marga DPUPR-PKP Kota Malang, Kristiyan Bagus Muryanto, mengatakan saat ini proyek perbaikan Jembatan Brawijaya masih dalam tahap pengadaan.

“Perbaikan selanjutnya Jembatan Brawijaya yang berada di kawasan Splendid atau Pasar Bunga. Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap pengadaan,” jelasnya.

Pemkot Malang menyiapkan anggaran sekitar Rp800 juta untuk perbaikan jembatan tersebut. Pekerjaan fisik ditargetkan dimulai September dan rampung pada November 2026.

Kristiyan menjelaskan, perbaikan Jembatan Brawijaya tidak dilakukan dengan membangun ulang seluruh konstruksi. Pekerjaan difokuskan pada bagian abutment jembatan yang mengalami longsor.

“Perbaikan Jembatan Brawijaya bukan berupa pembangunan ulang seluruh konstruksi. Pekerjaan difokuskan pada bagian abutment jembatan yang mengalami longsor,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DPUPRPKP Kota Malang R Dandung Julharjanto mengatakan Jembatan Sonokembang yang sebelumnya masuk prioritas perbaikan kini sudah selesai dibangun ulang.

Selanjutnya, Pemkot Malang memprioritaskan Jembatan Brawijaya dan mengusulkan perbaikan Jembatan Muharto melalui APBN.

Untuk Jembatan Muharto, usulan diajukan kepada Kementerian PU karena kebutuhan anggarannya cukup besar. Pemkot Malang memperkirakan pembangunan jembatan baru tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp30 miliar hingga Rp50 miliar.

“Kami usulkan melalui APBN untuk membongkar konstruksi lama dan membangun jembatan baru. Sampai saat ini, kami masih menunggu respons Kementerian PU,” ungkap Dandung.

Selain tiga jembatan tersebut, DPUPRPKP Kota Malang juga berencana melakukan perawatan terhadap sejumlah jembatan lainnya, di antaranya Jembatan Gantung Jalan M.T. Haryono Gang 7, Jembatan Balak Lowokdoro, serta jembatan di Jalan Sumpil yang menjadi tembusan ke kawasan Jalan Piranha. (bob)

Exit mobile version