Kota Malang, blok-a.com – Sistem buka tutup exit tol di Malang bakal diterapkan selama liburan Nataru 2023/2024.
Sistem buka tutup exit tol ini diprediksi akan berdampak terjadinya kemacetan di sejumlah titik di Kota Malang selama liburan Nataru 2023/2024 nanti.
Pertama, jika exit tol Singosari ditutup kendaraan yang mengarah ke Kota Batu akan keluar di exit tol Pakis.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menyebut, akibat dari penutupan exit tol Singosari dan diarahkan ke Pakis menyebabkan potensi kemacetan di Jalan LA Sucipto, Jalan Borobudur, Jalan Soekarno-Hatta, Jalan MT Haryono hingga Jalan Tlogomas. Titik itu terjadi kemacetan karena kendaraan dari Pakis mengarah ke Kota Batu.
“Dan Jalan Ahmad Yani diprediksi padat jika Tol Singosari dibuka,” imbuhnya.
Sementara itu, Jalan Tunggulwulung sebagai jalan alternatif menuju ke Kota Batu juga diprediksi akan macet jika ada penutupan exit tol Singosari.
Sebab, pengguna jalan yang mengetahui jalan alternatif ini bakal memilih jalur Tunggulwung untuk menuju ke Kota Batu.
Sementara itu, kendaraan yang masuk Kota Malang pada momen liburan Nataru 2023/2024 diprediksi meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 10 persen. Tahun sebelumnya ada 11 ribu kendaraan yang masuk selama liburan Nataru di Kota Malang.
Jika exit tol Singosari ditutup, juga akan berdampak pula kemacetan di sekitar exit tol lainnya yakni exit tol Madyopuro Kota Malang.
Widjaja menyebut, kebanyakan kendaraan yang keluar dari exit tol Madyopuro ini adalah kendaraan dengan tujuan ke tempat wisata pantai Malang selatan.
Kemacetan ini pun diprediksi terjadi di wilayah Jalan Ki Ageng Gribig hingga Jalan Mayjen Sungkono Kota Malang. (bob)




