Ratusan SDN di Kabupaten Malang Rusak, Dinas Pendidikan Usulkan DAK Fisik 2024

Situasi ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang tak layak runi di wilayah Kabupaten Malang (Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang mengusulkan permohonan perbaikan gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang mengalami kerusakan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pada 2024 mendatang.

Menurut data Dinas Pendidikan, Kabupaten Malang memiliki 1.065 SDN. Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak ratusan yang mengalami kerusakan. Baik itu kerusakan ringan, sedang maupun berat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Suwadji menyebutkan, untuk perbaikan SDN yang mengalami kerusakan, dirinya mengaku telah melakukan pengajuan sebanyak 209 dari jumlah keseluruhan sebanyak 293 sekolah yang mengalami rusak sedang.

Namun, angka tersebut kembali dilakukan koordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karta (DPKPCK) Kabupaten Malang sebagai dinas pengampu.

“Kami mengajukan ke Kementerian PUPR untuk DAK 2024. Sekolah yang kami ajukan harus mendapatkan rekomendasi dari DPKPCK untuk menilai kerusakannya. Dalam mengecek kerusakan bangunan, karena ahlinya dari DPKPCK,” terang Suwadji saat ditemui Blok-a.com beberapa waktu lalu.

Dari jumlah yang diajukan, ia berharap Kementerian PUPR dapat menyerap keseluruhannya melalui DAK Fisik di tahun 2024.

Sebelumnya, lanjut Suwaji, di tahun 2023 Kabupaten Malang juga mendapatkan kuota sebanyak 46 sekolah perbaikan sekolah dari DAK Fisik.

Suwadji menjelaskan, dana tersebut digunakan untuk rehabilitasi 20 ruangan pada enam sekolah yang mengalami kerusakan.

Dirincikan Suwaji, perbaikan tersebut di antaranya yakni toilet dan jamban di 19 SD, ruang UKS di 13 SD, perpustakaan di 16 SD, ruang guru di tujuh SD, dan laboratorium komputer di 28 SD.

“Sedangkan DAK Non Fisik dialokasikan untuk fasilitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di 40 SD,” tambahnya.

Suwadji menyebut, DAK Fisik 2024 nantinya akan digunakan untuk perbaikan sekolah dengan kerusakan sedang hingga berat.

Sedangan sekolah dengan kerusakan ringan akan dilakukan perbaikan dengan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Masih banyak sekolah rusak, namun ini akan dilakukan perbaikan secara bertahap di tahun 2024 mendatang,” pungkasnya.(ptu/lio)

Exit mobile version