Kabupaten Malang, Blok-a.com – Hampir dua bulan sejak dibuka, layanan aduan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Malang mulai dibanjiri laporan dari masyarakat. Puluhan aduan telah masuk, mayoritas berkaitan dengan menu makanan yang disajikan kepada penerima manfaat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang Atsalis Supriyanto menyampaikan, keluhan yang diterima umumnya berasal dari orang tua yang menginginkan penyesuaian menu sesuai selera anak.
“Rata-rata soal menu makanan. Dari yang kami terima, ada orang tua yang meminta kalau bisa makanannya begini atau begini. Tapi kan ini personal ya, belum tentu permintaan orang tua ini disukai oleh anak lain,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Meski bersifat subjektif, Atsalis menerangkan seluruh aduan tetap diteruskan kepada masing-masing penanggung jawab atau koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk ditindaklanjuti.
“Apapun aduannya, tetap kami sampaikan ke penanggung jawab untuk ditindaklanjuti,” terangnya.
Ia menambahkan, setiap menu MBG sebenarnya telah melalui perhitungan kandungan gizi oleh nutrisionis. Sehingga penyusunannya tidak semata berdasarkan selera, melainkan kebutuhan gizi penerima manfaat.
Layanan aduan MBG sendiri telah beroperasi sejak 9 Maret 2026. Masyarakat dapat menyampaikan keluhan melalui laman https://lapormbg.malangkab.go.id, WhatsApp di nomor 0821-6956-700, maupun call center 112.
Atsalis memastikan, sistem pengaduan ini telah terintegrasi dengan berbagai pihak terkait. Di antaranya Satgas MBG Kabupaten Malang, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, hingga SPPG.
“Harapannya ke depan kita bisa cepat mengetahui jika ada masalah, sehingga segera diatasi dan diantisipasi. Penanggung jawab juga bisa langsung turun menyelesaikan,” pungkasnya. (yog/ova)




