Terungkap Rahasia Agar Motor Tidak Dicuri, Tips Langsung dari Pelaku Curanmor

Ilustrasi (dok. Freepick)
Ilustrasi (dok. Freepick)

Malang, blok-a.com – Sejumlah tips dan trik menyimpan kendaraan dibagian oleh seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor alias curanmor di Kabupaten Malang.

Pelaku curanmor tersebut sebelumnya berhasil dibekuk Polres Malang, setelah didapati berhasil menggasak sejumlah motor di lima tempat kejadian perkara (TKP) beberapa bulan yang lalu.

Ia adalah Khamim Nur Ardiansyah (30), warga Desa Wajak RT 01/15 Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Spesialis curanmor roda dua tersebut menerangkan, agar para pelaku curanmor kesusahan dam melancarkan aksinya, pemilik kendaraan perlu memasang kunci ganda terhadap kendaraan bermotornya.

“Agar tidak mudah dicuri menaruhnya jangan di sembarangan tempat dan menambah kunci ganda untuk pengaman,” ujar Khamim kepada polisi saat pers rilis, Senin (27/11/2023).

Tomen sapaam akrabnya juga mengatakan, sejuah ini ada beberapa jenis kendaraan bermotor yang mudah digasak karena pengamanannya dirasa kurang dibandingkan kendaraan lain.

“Honda Scoopy sulit, karena ada kunci doublenya. Kalau Honda CRF mudah karena tidak ada kunci,” jelansya.

Sementara itu, untuk menyukseskan misinya ia mengaku, hanya membutuhkan waktu hitungan menit untuk satu kendaraan bermotor.

“Untuk membawa satu motor butuh waktu 20 manit dengan merusak kunci menggunakan kunci T,” ujarnya.

Sebelumnya, Tomen merupakan salah satu dari 10 tersangka yang berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Malang dari hasil ungkap yang telah dilaksanakan pada 11 November 2023 sampai dengan 27 November 2023.

Hal tesebut disampikan oleh Wakil Kapolres Malang, Kompol Whisnu S Kuncoro yang didampingi oleh Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat, saat konferensi pers pada Senin (27/11/2023).

Terdapat 18 kasus pencurian yang diamankan, dengan rincian sebanyak lima kasus merupakan pencurian dengan pemberatan (Curat), 10 pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan 3 kasus kasus merupakan sebagai penadah.

“Dengan total keseluruhan yang bisa kita hadirkan di depan ada sejumlah 10 tersangka, yang terdiri dari tersangka curanmor lima tersangka, kasus penadah dua tersangka dan curat sebanyak 3 tersangka,” ujar Whisnu saat pres rilis, Senin (27/11/2023).

Dari 10 perkara curanmor, salah satu tersangka didapati melakukan pencurian di 5 tempat kejadian perkara (TKP) yakni dua TKP di Kecamatan Pagelaran, 2 TKP di Kecamatan Gondanglegi dan 1 TKP di Kecamatan Wajak.

“Tersangka atas nama Khamim Nur Ardiansyah (30), di sini yang bersangkutan melakukan 5 TKP. Selanjutnya ada Wari (39), selanjutnya ada Rosidi Samsul Arifin (49), dan yang kelima adalah Edi Tri Wahyudi (35),” beber Whisnu. (ptu)