Trans Jatim Koridor 2 Malang Siap Mengaspal, 15 Bus Dilengkapi Fitur Keselamatan

Bus Trans Jatim Koridor 2 Malang yang siap mengaspal, Kamis (29/10/2026) (foto: blok-a.com/Bob Bimantara Leander)
Bus Trans Jatim Koridor 2 Malang yang siap mengaspal, Kamis (29/10/2026) (foto: blok-a.com/Bob Bimantara Leander)

Kota Malang, blok-a.com – Trans Jatim Koridor 2 segera mengaspal pada Jumat (30/10/2026). Sehari sebelum beroperasi, kesiapan bus dinyatakan telah mencapai 100 persen.

Hal itu diketahui saat media ini berkunjung ke Perusahaan Otobus (PO) Tentrem di Malang, Kamis (29/10/2026).

Terlihat bus untuk Trans Jatim Koridor 2 yang bakal menghubungkan Kota Malang hingga Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, telah terparkir dan siap digunakan. Terlihat tulisan Kanjuruhan di sisi bus berwarna biru itu.

Marketing Divisi Karoseri PO Tentrem, Setia Budi Widjaja Octavianus, menjelaskan bahwa PO Tentrem menyediakan karoseri bus Trans Jatim Koridor 2.

Dia menyatakan, 15 bus yang digunakan telah siap untuk operasional Trans Jatim Koridor 2.

“Iya ini sudah siap semua. Sudah uji KIR juga,” kata dia saat ditemui, Kamis (29/10/2026).

Ia juga menjelaskan sejumlah fasilitas di bus Trans Jatim itu. Terdapat sejumlah fasilitas keamanan, seperti fire suppression untuk memadamkan api jika terjadi kebakaran di ruang mesin.

“Jadi ada kompresornya di bagasi sebelah kiri, dia langsung menyemprot ke ruang mesin. Dan ada alarmnya juga di sini. Konsolnya diakses sama driver dan kru,” kata dia.

Tak hanya itu, terdapat pintu darurat di sisi sebelah kanan bus. Pemecah kaca juga disediakan empat buah di dalam bus.

“Jadi ketika nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, amit-amit kecelakaan untuk jalur evakuasinya sudah kita persiapkan,” kata dia.

Sementara untuk pintu, terdapat sistem buka-tutup yang hanya bisa dikontrol oleh pengemudi.

“Pintu belakang itu saya buka, tombolnya ada di sini (depan driver),” kata dia sambil mencontohkan.

Untuk kapasitasnya sendiri, bus ini mampu menampung 28 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari 18 kursi, termasuk dua kursi prioritas.

Sementara itu, terdapat 10 tempat untuk penumpang berdiri dengan berpegangan pada handrail. Dengan demikian, total kapasitas bus mencapai 28 penumpang.

Bus ini juga ramah disabilitas. Sebab, bagian belakangnya dirancang dengan konsep low entry untuk memudahkan akses penyandang disabilitas. Terdapat ramp door yang digunakan sebagai akses naik-turun kursi roda.

“Jadi ramah disabilitas,” imbuhnya.

Bus ini juga dilengkapi CCTV untuk menunjang kenyamanan penumpang dan keamanan bus. Di dalam bus terdapat tiga CCTV yang terletak di sisi pintu belakang, bagian tengah, dan belakang.

“Lalu untuk kamera depan ada juga. Jadi dia merekam kejadian jika ada tabrakan dari depan gitu. Sudah terekam semuanya,” imbuhnya.

Kamera CCTV juga tersedia di bagian luar bus. Salah satunya berada di bagian belakang dan menghadap ke belakang. Selain itu, terdapat kamera di sisi kanan dan kiri belakang bus yang menghadap ke depan.

“Ada juga di bagian belakang kanan dan kiri bus. Keduanya menghadap ke depan,” kata dia.

Untuk memantau pengemudi bus, juga terdapat Driver Monitoring System (DMS). Fitur ini digunakan untuk memantau kondisi pengemudi dan terkoneksi langsung dengan operator kantor Trans Jatim.

“Jadi pemantau apakah driver ini masih fit untuk jalan atau kalau sudah ngantuk ya dia ditegur. Seperti itu,” jelasnya.

Bus ini pun telah menjalani sejumlah pengujian, seperti water test dan road test. Selain itu, juga telah dilakukan pre-delivery inspection.

“Sudah 100 persen dari karoseri sudah siap kirim,” tutupnya. (bob)

Exit mobile version