Video Selebgram Aghnia Pubjabi ke Pelaku Penganiayaan Anaknya

Video Selebgram Aghnia Pubjabi ke Pelaku Penganiayaan Anaknya
Video Selebgram Aghnia Pubjabi ke Pelaku Penganiayaan Anaknya


Kota Malang, blok-a.com – Beredar video luapan emosi selebgram Aghnia Punjabi ke pelaku penganiayaan anaknya berumur 3,5 tahun, yakni suster Indah atau IPS.

Video tersebut salah satunya diunggah ulang akun Instagram @kaanjeng_rumpiik.

Di video tersebut terlihat luapan emosi Aghnia Punjabi selebgram Malang itu pun tak terbendung ketika menginterogasi pelaku penganiayaan anakny di dalam mobil.

Di hadapan sang selebgram asal Malang, si suster tampak menunjukkan wajah melas.

Aghnia melontarkan berbagai pertanyaan untuk meluapkan emosinya.

Bahkan Aghnia sempat menyebut susternya itu psikopat.

Aghnia Punjabi tak habis pikir sang baby sitter tega melakukan kekerasan padahal selama ini diperlakukan seperti keluarga sendiri.

“Kamu sakit aku beliin obat, aku selalu memanusiakan manusia, aku beliin makanan enak, aku suapin ke kamu,” tulis Aghnia Punjabi.

“Kamu gitukan anakku, pikiranmu di mana?” sambungnya.

Geram melihat sang anak disiksa sedemikian rupa, Aghnia Punjabi menyebut sang baby sitter tak akan bisa bekerja lagi.

https://malangraya.blok-a.com/wp-content/uploads/sites/5/2024/04/4ed9d9e6-9312-42ff-8713-7f8d2c2581d3.mp4

“Dan aku pastikan kamu gak akan bisa kerja, kejauhan,” kata Aghnia Punjabi.

Aghnia Punjabi kemudian mengungkap rasa sedih, marah, dan kecewanya saat sang anak disiksa oleh baby sitter.

“Anakku tiga tahun dia trauma gila, anak tiga tahun kamu gebukin kaya orang gila,” kata Aghnia Punjabi.

“Anakku melakukan apa ke kamu sampai kamu pukulin kayak gitu,” sambungnya.

Terkuak pula mata sang anak lebam karena dipukul dengan buku dongeng.

“Aku pukul pakai buku yang buat cerita dongeng itu,” kata sang baby sitter.

“Kamu yang di atas Cana itu ngapain?” tanya Aghnia Punjabi lagi.

“Tak obatin Bu,” jawab sang baby sitter.

“Matanya bonyok gara-gara kamu, psikopat kamu,” kata Aghnia Punjabi.

Sementara itu, pihak agen penyalur pengasuh terkena imbas dari kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan baby sitter IPS alias Indah (27) terhadap anak selebgram asal Kota Malang Emy Aghnia Punjabi yang berinisial JAP (3,5).

Penyidik Polres Malang Kota akan memanggil pihak agen penyalur pengasuh itu untuk diminta keterangan terkait penganiayaan tersebut. 

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota mengatakan, pemeriksaan itu untuk memastkan apakah agen penyalur pengasuh itu sudah memenuhi kompetensi atau belum. 

“Kami juga akan memanggil agen dari penyalur tenaga kerja pengasbeuh. Apakah telah memenuhi kompetensi atau tidak, sehingga bisa dijadikan bahan evaluasi ke depannya,” kata Kombes Pol Budi Hermanto saat dikonfirmasi pada Sabtu (30/3/3023). 

Lalu, siapa agen penyalur yang dimaksud? 

Aghnia Punjabi membeberkan profilnya.  Menurutnya sosok agen penyalur pengasuh ini sangat besar di Indonesia. Bahkan memiliki cabang di luar negeri. 

Lalu, apakah dia akan menuntut agen ini ke jalur hukum, Aghnia menyerahkan hal itu ke pihak penyidik.

“Saya serahkan ke pihak berwajib, untuk tuntutan kepada agennya. Karena bukan main-main agennya ini, sangat besar di Indonesia bahkan memiliki cabang di luar negeri,” tandasnya.

Aghnia berharap pelaku yang berasal dari Bojonegoro, Jawa Timur ini dihukum seberat-beratnya. 

Aghnia mengaku sebagai seorang ibu, merasa terpukul dengan adanya kejadian penganiayaan tersebut.

“Saya sebagai seorang ibu merasa terpukul. Mungkin banyak sebagian orang menyalahkan saya, kenapa harus menggunakan suster dan lain sebagainya. Namun yang tahu kehidupan saya adalah saya sendiri, karena kebutuhan orang masing-masing berbeda,” jelasnya saat hadir dalam konferensi pers yang digelar di Polresta Malang Kota, Sabtu (30/3/2024).

Dia berharap, pelaku dapat dihukum seberat-beratnya, dan tidak ingin kasus ini menimpanya kembali. Sebab, kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya.

“Kejadian yang pertama itu beda suster, dan waktu itu anak saya umur satu tahun. Pernah ada kekerasan, tetapi tidak saya laporkan ke polisi dan saya maafkan. Namun untuk kali ini, saya tidak bisa dan saya laporkan ke pihak yang berwajib,” terangnya.

Aghnia mengaku,  tidak memiliki masalah sama sekali dengan pelaku. Disamping itu, pelaku juga dinilainya sebagai orang yang tertutup.

“Pelaku ini punya anak juga, dan saya tidak ada masalah. Orangnya ini baik namun ternyata manipulatif,” tandasnya. (ags/bob)

Exit mobile version