2 Negara Ini Jadi Tujuan Favorit PMI Kabupaten Malang Bekerja di Luar Negeri

Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Kabupaten Malang saat mengikuti sosialisasi KB di Pendopo Agung Malang (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Kabupaten Malang saat mengikuti sosialisasi KB di Pendopo Agung Malang (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

 

Kabupaten Malang, blok-a.com – Setiap tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memberangkatkan ribuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Malang untuk bekerja ke luar negeri.

Dari data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang, setiap tahunnya jumlah warga yang berminat PMI mencapai ribuan orang.

Kepala Disnaker Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo menerangkan, animo masyarakat yang ingin menjadi PMI cukup besar. Jika diakumulasi, rata-rata satu tahun ada sebanyak 3.300 orang yang diberangkatkan ke luar negeri.

“Kita (Pemkab Malang) ini kantong CPMI terbesar ketiga di Jawa Timur setelah Ponorogo dan Tulungagung,” kata Yoyok, Kamis (25/7/2024).

Yoyok menerangkan, bekerja ke luar negeri merupakan sebuah pilihan. Ia menegaskan, bahwa bukan karena tidak ada lapangan pekerjaan di dalam negeri.

Namun, kebanyakan dari masyarakat Kabupaten Malang banyak yang mendapat tawaran yang menggiurkan dengan nominal gaji yang tidak sedikit. Mereka tidak hanya bekerja di sektor informal, namun juga menjadi pekerja formal di perusahaan.

“Formal adalah mereka yang bekerja di luar negeri ke perusahaan yang berbadan hukum, bukan perorangan. Tapi kalau informal itu perorangan,” jelasnya.

Setiap tahunnya, PMI Kabupaten Malang didominasi warga dari Malang Selatan. Seperti, Kecamatan Kalipare, Donomulyo dan Gedangan. Namun, tapi rata-rata setiap kecamatan semuanya ada.

“Negara tujuan rata-rata paling banyak di Hongkong dan Taiwan, selain itu juga di Singapura, Malaysia dan Korea,” pungkasnya. (ptu)

Exit mobile version