BKPSDM Pastikan Banyak ASN Siap Naik Jabatan, Pengisian Posisi Kosong Tunggu Jadwal Wali Kota

Plt Kepala BKPSDM Kota Malang, Hendru Martono pejabat kota malang kekosongan jabatan malang
Plt Kepala BKPSDM Kota Malang, Hendru Martono (blok-a/Bob Bimantara Leander)

Kota Malang, blok-a.com – Kekosongan sejumlah jabatan pimpinan tinggi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dipastikan tidak terkendala minimnya calon pejabat. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang menyebut kandidat untuk mengisi posisi-posisi tersebut telah dipetakan melalui sistem manajemen talenta.

Saat ini sedikitnya sembilan jabatan strategis masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Posisi tersebut meliputi Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Kepala Inspektorat, Staf Ahli Bidang Hukum, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Administrasi Umum, serta Camat Lowokwaru.

Plt Kepala BKPSDM Kota Malang, Hendru Martono, mengatakan mekanisme pengisian jabatan kemungkinan besar akan menggunakan skema manajemen talenta yang kini mulai diterapkan di lingkungan Pemkot Malang.

Menurutnya, pemerintah telah mengantongi surat keputusan penerapan manajemen talenta dan saat ini seluruh aparatur sipil negara (ASN) diminta melakukan pemutakhiran data sebagai bagian dari proses pemetaan kompetensi.

“Sudah ada SK penerapan manajemen talenta. Sekarang juga sudah diedarkan kepada seluruh ASN untuk melakukan pemutakhiran data,” katanya, Senin (6/7/2026).

Melalui proses tersebut, BKPSDM dapat mengidentifikasi kemampuan, rekam kinerja, serta potensi ASN untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi. Hendru menyebut banyak ASN yang telah mengisi talent box sehingga potensi kandidat mulai terlihat.

Ia menjelaskan ASN yang masuk kategori talent box 7, 8, dan 9 menjadi kelompok yang berpeluang dipromosikan karena dinilai memenuhi persyaratan kompetensi maupun kinerja. Pemetaan itu tidak hanya berlaku untuk jabatan pimpinan tinggi, tetapi juga jabatan administrator dan pengawas.

“Dari pemetaan itu, kebutuhan pengisian jabatan sudah bisa kami lihat. Kandidatnya juga sudah terpetakan sesuai jenjang jabatannya,” ujarnya.

Meski demikian, Hendru menegaskan pelaksanaan promosi jabatan belum dapat dilakukan dalam waktu dekat karena masih menunggu penetapan jadwal dari Wali Kota Malang. Sebelum nama-nama diajukan, Komite Manajemen Talenta terlebih dahulu akan memberikan rekomendasi berdasarkan hasil pemetaan yang telah dilakukan.

“Kalau nanti Pak Wali Kota sudah menetapkan jadwal, Komite Manajemen Talenta akan melakukan pertimbangan sebelum proses pengisian jabatan dilaksanakan,” pungkasnya. (bob)

Exit mobile version