Kabupaten Malang, blok-a.com – Sebanyak 57 Pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dilakukan pelantikan dan pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggu Pratama, Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, pada Senin (25/3/2024).
Dari jumlah tersebut, terdapat enam pejabat pejabat eselon II sedangkan sisanya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersedar di sejumlah lingkungan kerja Pemkab Malang.
Bertempat di Pendopo Agung Kabupaten Malang, yang berlokasi di Jalan KH. Agus Salim No.07 Malang berlangsung cukup khidmat dan meriah.
Bupati Malang, Sanusi memimpin langsung acara tersebut. Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat kepada seluruh Pejabat Eselon II maupun ASN lainnya yang telah dilantik maupun diambil sumpah jabatan pada siang hari ini.
“Saya ucapkan selamat kepada saudara-saudara yang pada hari ini dikukuhkan, dilantik dan diambil sumpahnya,” kata Sanusi saat sambutan, Senin (25/3/2024).
Orang nomor satu di jajaran Pemkab Malang ini mengungkapkan bahwa dengan adanya pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut sebagai bukti bahwasanya birokrasi Pemkab Malang terus bergerak dinamis.
Artinya, segala perubahan yang terjadi pada intinya dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan organisasi sekaligus menjawab berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
“Dimana para pejabat di setiap Perangkat Daerah harus menunjukkan kinerja terbaiknya, termasuk bagi para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, maupun Pejabat Pengawas yang posisinya strategis dalam birokrasi.
Sanusi menegaskan, bahwa adanya rotasi jabatan tersebut juga sebagai bentuk penekanan pada seluruh ASN di lingkup Pemkab Malang. Ia juga mengatakan bahwa kunci dari setiap pelaksanaan pelantikan adalah “kinerja”.
Untuk itu, ia berharap seluruh lapisan di lingkup Pemkab Maoang dapat bekerja semaksimal mungkin guna memberi yang terbaik untuk Kabupaten Malang.
“Untuk itu saya berharap agar seluruh pejabat dapat terus bekerja secara maksimal, sehingga kinerja organisasi menjadi baik, yang pada gilirannya juga dapat memberikan kontribusi dan hasil yang positif bagi kinerja Pemerintah Kabupaten Malang secara keseluruhan,” tegas Bupati Malang.
Di sisi lain, Sanusi juga menegaskan bahwa ia tak akan pernah lenggah untuk menilai dan mengawasi kinerja para ASN di Lingkup Pemkab Malang.
Bilamana tidak menunjukkan prestasi, tidak memberikan yang terbaik, tidak serius, dan bertindak curang dalam bentuk apapun, bahkan sampai melakukan tindakan yang melawan hukum, pasti akan ada tindakan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.
“Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Jadilah pejabat yang amanah, bekerja tidak kenal lelah, serta tidak suka berkeluh kesah,” imbuhnya.
Bekerja dengan seksama, mengabdi untuk masyarakat Kabupaten Malang dan mementingkan kepentingan masyarakat menjadi kunci menurutnya. Diakhir, ia juga berpesan agar seluruh ASN dapat terus mengembangkan inovasi terbaik demi tercapainya Malang Makmur.
“Jadilah pejabat yang peka terhadap situasi, selalu mengakomodir berbagai aspirasi, tanggap dan tidak hanya memikirkan diri sendiri. Terus tingkatkan kinerja, maksimalkan pekerjaan sesuai dengan bidang tugas yang telah dipercayakan dan Selalu munculkan ide serta inovasi baru, untuk membangun Kabupaten Malang yang makmur dan sejahtera,” pungkasnya.
Berikut, data sejumlah Pejabat Eselon II yang dilantik oleh Bupati Malang, diantaranya Nurcahyo, SH. M.Hum jabatan lama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, kini menjabat sebagai Inspektur.
Kemudian, Mahila Surya Dewi, sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan kini menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan. M.Hidayat, sebelumnya Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Malang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.
Muhammad Nur Fuad Fauzi, sebelumnya Kepala Pelaksana BPBD kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Selanjutnya, Tito Fibrianto, sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup kini menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro.
Terakhir, Ricky Meinardhy, sebelumnya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika kini menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah. (ptu/bob)




