Sejumlah Fasilitas Taman Kota Malang Rusak, DLH Prioritaskan Pemeliharaan Taman Aktif

Plt Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang saat ditemui wartawan (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Plt Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang saat ditemui wartawan (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Sejumlah fasilitas umum di taman kota Malang membutuhkan perbaikan dan penggantian. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mengakui kondisi sejumlah sarana, mulai dari bangku taman hingga penerangan, memerlukan perhatian dalam pemeliharaannya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang, mengatakan beberapa taman yang membutuhkan perhatian khusus di antaranya Taman Jalan Bandung, Taman Jalan Veteran, dan Taman Median Raya Langsep.

Di lokasi tersebut, fasilitas seperti kursi taman, vegetasi, dan tempat sampah memerlukan perbaikan maupun penggantian baru. Kondisi serupa juga ditemukan pada sejumlah elemen pendukung taman lainnya.

“Untuk kondisi fasilitas umum, rata-rata kondisinya cukup memprihatinkan, baik elemen hardscape seperti tempat sampah, bangku, kanstin taman, dan penanda lokasi, maupun elemen elektrikal seperti pompa air mancur dan lampu,” jelas Raymond.

Di tengah kebutuhan perbaikan tersebut, DLH Kota Malang menerapkan strategi pemeliharaan berdasarkan skala prioritas. Perawatan saat ini difokuskan pada taman-taman aktif yang banyak digunakan masyarakat.

Beberapa taman yang menjadi prioritas pemeliharaan antara lain Alun-Alun Merdeka, Alun-Alun Tugu, Taman Slamet, dan Taman Singha Merjosari.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga fungsi taman yang menjadi ruang publik bagi masyarakat. Namun, Raymond mengakui kebutuhan perbaikan di sejumlah taman lain masih menjadi pekerjaan yang perlu ditangani secara bertahap.

“Tahun 2026 ini tidak ada kegiatan revitalisasi. Anggaran hanya cukup untuk pemeliharaan rutin, bahkan terkoreksi harga BBM,” pungkasnya. (yog)

Exit mobile version