Kota Malang, blok-a.com – Demi melancarkan hajat menjadi tuan rumah Porprov Jatim 2025, Kota Malang sudah melakukan berbagai persiapan dari segi sarana prasarana.
Persiapan ini dilakukan agar nantinya di Kota Malang dapat digelar sebanyak mungkin cabang olah raga Porprov Jatim 2025.
Baihaqi, Ketua Dinas Pemuda dan Olah raga (Disporapar) Kota Malang, mengungkapkan bahwa upaya persiapan telah dilakukan secara bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Malang.
“Kami sudah dua kali melakukan koordinasi audiensi dan rapat bersama dengan KONI Jawa Timur untuk membagi tugas dan kewajiban dalam menyiapkan venue-venue tempat pertandingan olah raga,” kata Baihaqi.
Menurutnya, untuk sementara ini, Kota Malang mendapat alokasi 30 cabang olah raga, sedangkan Kabupaten Malang mendapat 20 cabang, dan Kota Batu 12 cabang.
Namun, Baihaqi menegaskan bahwa alokasi ini masih belum final dan akan ditentukan lebih lanjut oleh KONI Jawa Timur setelah proses verifikasi terakhir.
Masih ada kesempatan Kota Malang mendapat jatah tambahan venue, namun jika dalam tahap verifikasi ada venue yang lebih baik di Kabupaten Malang atau Kota Batu, maka jatah Kota Malang juga masih mungkin untuk berkurang.
Contohnya adalah venue untuk gelaran perlombaan Sepatu roda dimana perbaikan lintasan sepatu roda di GOR Ken Arok yang dijanjikan rampung dalam 6 bulan ternyata belum selesai.
Hal ini membuat Kejuaraan Sepatu Roda Tingkat Nasional Piala Wali Kota Malang ke-11 yang seharusnya bisa digelar di arena Sepatu roda GOR Ken Arok, tidak dapat dilaksanakan di sana.
“Tidak dapat dipastikan apakah alokasi untuk Kota Malang akan bertambah atau tidak. Keputusan akhirnya akan ada di tangan KONI Jawa Timur,” tambahnya.
Meskipun demikian, Baihaqi mengungkapkan bahwa pihak Pemkot Malang telah melakukan persiapan yang matang dari segi sarana dan prasarana venue yang akan digunakan untuk menggelar pertandingan berbagai maccam olah raga di Porprov mendatang.
Beberapa tempat olah raga telah direnovasi dan disebut sudah siap untuk menghadapi Porprov 2025 dengan standar yang telah ditentukan oleh KONI Jawa Timur.
“Lapangan tenis sudah siap, demikian juga dengan peningkatan fasilitas di GOR Ken Arok. Kami juga telah menyiapkan lapangan bola voli pantai sesuai standar nasional, serta fasilitas panjat tebing. Ditentukan standarnya oleh KONI Jawa Timur,” jelas Baihaqi.
Harapannya, semua sarana olah raga yang telah dibangun dan diperbaiki dapat digunakan dengan optimal pada saat Porprov dilaksanakan nanti. (art/bob)



