Kota Malang, blok-a.com – Banjir merendam rumah warga di Jalan Ahmad Yani Gang Sidomulyo, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.
Setidaknya 19 rumah warga terdampak. Selain terendam air, rumah warga rusak, ada dapur warga yang jebol, kamar mandi hanyut dan runtuh akibat banjir, Kamis(4/12/2025).
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat pun langsung ke lokasi meninjau kondisi pasca banjir. Terlihat warga ada yang sibuk membersihkan rumahnya dari material bekas banjir. Beberapa barang pun dikeluarkan dari rumah. Ada perabotan, hingga barang elektronik yang berjejer di jalan yang cukup sempit.
Wahyu menyebut banjir di daerah padat penduduk ini dikarenakan intensitas hujan yang tinggi. Tak hanya itu, di Jalan A Yani yang mana milik provinsi itu belum memiliki drainase. Akhirnya air yang ada di jalan masuk ke kampung, karena kampung ini adalah daerah cekungan.

Selama ini sebenarnya tembok-tembok warga mampu menahan air meskipun intensitas tinggi. Namun karena ada beberapa bangunan baru di gang itu, dan kurangnya daerah resapan, akhirnya saluran air yang dari berbagai arah menjadi satu.
“Hingga intensitas hujan yang tinggi, tembok ini tidak bisa menahan akhirnya mencari terus jebol pertama ada satu rumah linmas jebol,” tambahnya.
Selain satu rumah itu, ada rumah milik warga lainnya yang temboknya juga jebol. Satu kamar mandi hanyut, dapurnya rusak.
Banjir ini cukup merusak karena, menurut Wahyu, sepanjang saluran drainase ini tidak ada bak kontrol. Saluran drainasenya juga tak kalah parah. Sebab banyak sampah, saat Wahyu memantau di lokasi.
“Ya jadi sudah jelas akhirnya dengan intensitas yang tinggi sekali dan penyebab ini mereka akan terendam,” jelasnya.
Seluruh warga di Gang Sidomulyo ini menyewa di lahan milik PT KAI. Mereka sudah menempati di lahan ini puluhan tahun.
Wahyu pun untuk mengatasi banjir di sini, akan berupaya akan membuat drainase di Jalan A Yani. Dia akan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim. Hal ini untuk menjadi jalan air jika hujan intensitas tinggi. Drainase itu akan mengarahkan air dari Jalan A Yani ke sungai atau ke saluran yang ada di sekitar sana.
Kedua, dia juga akan bekerja bakti dengan warga untuk menormalisasi sungai atau saluran irigasi di gang tersebut.
“Yang jelas ini butuh kesadaran warga untuk hal terdebut. Kalau saluran air, ada bak kontrolnya, airnya dibersihkan alirannya akan lancar,” kata dia.
Bantuan juga telah diberikan ke warga dari BPBD Kota Malang, Baznas Kota Malang, Dinsos Kota Malang, dan juga Pemprov Jatim.
“Untuk bisa membantu sementara tapi yang jelas ini butuh kesadaran warga ya harus bebarengan dengan pemerintah,” tutupnya. (bob)




