Presiden Prabowo Akan Bangun 500 Sekolah Unggulan dalam 4 Tahun ke Depan

Presiden RI, Prabowo Subianto direncanakan mengunjungi SMA Taruna Nusantara pada Selasa (13/1/2025) (Sekretaris Kabinet)
Presiden RI, Prabowo Subianto direncanakan mengunjungi SMA Taruna Nusantara pada Selasa (13/1/2025) (Sekretaris Kabinet)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Djojohadikusumo menunjukkan komitmennya untuk memperkuat sektor pendidikan nasional. Dalam kunjungan ke SMA Taruna Nusantara Kampus Malang pada Selasa (13/1/2026). , Prabowo mengungkapkan 500 sekolah unggulan akan dibangun dalam kurun waktu empat tahun ke depan.

Prabowo mengatakan saat ini SMA Taruna Nusantara telah beroperasi di tiga lokasi, yakni Magelang, Malang, dan Cimahi. Ke depan, pemerintah akan melakukan ekspansi dengan membangun kampus baru di sejumlah wilayah strategis.

“Sedang kita bangun kampus baru di kawasan IKN Kalimantan, Minahasa Sulawesi Utara, dan Pagar Alam Sumatera Selatan. Targetnya kampus-kampus ini sudah bisa beroperasi pada akhir Desember 2026,” ujar Prabowo.

Selain pengembangan SMA Taruna Nusantara, pemerintah juga berencana membentuk 20 sekolah unggulan tambahan yang akan diberi nama SMA Garuda. Sekolah ini disiapkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas tinggi di berbagai daerah.

Presiden menargetkan dalam jangka panjang, setiap provinsi memiliki minimal satu sekolah unggulan, dan secara bertahap di setiap kabupaten akan hadir sekolah unggulan terintegrasi.

“Sasaran kita adalah 500 sekolah unggulan yang bisa diselesaikan dalam waktu empat tahun ke depan,” jelasnya.

Prabowo menekankan sekolah-sekolah unggulan tersebut diharapkan benar-benar mencetak kader bangsa yang memiliki karakter kuat, patriotik, cinta tanah air, bertanggung jawab, siap menjadi pemimpin di berbagai bidang, serta berakhlak mulia, jujur, dan bebas dari korupsi.

Ia menilai, rekam jejak lulusan SMA Taruna Nusantara sejak didirikan pada 1990 telah membuktikan kualitas sistem pendidikan tersebut, dengan banyak alumni yang menonjol di tingkat nasional dan menduduki jabatan strategis, termasuk di kabinet pemerintahan.

Di luar pengembangan sekolah unggulan, Prabowo berkomitmen untuk memperbaiki sekolah umum di seluruh Indonesia. Pada tahun ini saja, pemerintah menargetkan renovasi 60.000 sekolah.

“Dari sekitar 300.000 sekolah di Indonesia, saya berharap dalam empat tahun kita bisa menyelesaikan perbaikan seluruh kampus sekolah dan meningkatkan kualitasnya di setiap bidang,” ujarnya.

Prabowo menyebut pendidikan memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. Ia menambahkan program pembangunan ratusan sekolah unggulan dan perbaikan sekolah nasional ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Indonesia yang maju, berdaya saing, dan sejahtera melalui penguatan kualitas pendidikan di seluruh wilayah.

“Pendidikan adalah instrumen pembangunan, instrumen kesejahteraan, instrumen demokrasi, dan bersama kesehatan merupakan instrumen utama untuk menghilangkan kemiskinan,” pungkasnya. (yog)

Exit mobile version