Rektor Unisma Targetkan Kenaikan Prestasi Pembinaan Kemahasiswaan di LLDIKTI VII

Rektor UNISMA, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D. saat menyampaikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus UKM Unisma Periode 2026. (istimewa)
Rektor UNISMA, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D. saat menyampaikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus UKM Unisma Periode 2026. (istimewa)

Kota Malang, blok-a.com – Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus unggulan Nahdlatul Ulama dengan melantik ratusan pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) periode 2026.

Pelantikan yang digelar di Auditorium Prof. Dr. KH. Muhammad Tholhah Hasan, Selasa (27/1/2026) ini menjadi momentum strategis transformasi pembinaan organisasi mahasiswa, dari sekadar rutinitas kegiatan menuju konsep UKM Berdampak yang selaras dengan visi World Class University.

Rektor UNISMA, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang tergabung dalam UKM. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus UKM periode 2025 atas kontribusi dan prestasi yang telah diraih.

“Prestasi pengurus UKM periode 2025 telah banyak mengantarkan Unisma sebagai perguruan tinggi terbaik ketiga tahun 2025 dalam bidang pembinaan kemahasiswaan di wilayah LLDIKTI VII Surabaya,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut harus dijaga dan ditingkatkan. Pada 2026, Unisma menargetkan naik minimal satu peringkat menjadi posisi kedua, bahkan menembus peringkat pertama dalam pembinaan kemahasiswaan di LLDIKTI VII.

“Target itu, beban itu, harapan itu ada di pundak anak-anakku semua yang tergabung dalam UKM tahun 2026 ini. Kita berharap prestasi kakak kelas bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan,” katanya.

Dalam arahannya, Rektor Unisma menekankan pentingnya transformasi program UKM agar tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi memiliki dampak nyata. Ia menyebutkan, program UKM ke depan diarahkan menjadi UKM berdampak melalui penguatan sinergi dan kolaborasi antar-UKM di lingkungan Unisma.

“Kemdiktisaintek menekankan pada kebermaknaan perguruan tinggi dengan tagline perguruan tinggi berdampak. Artinya, seluruh aktivitas, termasuk kegiatan kemahasiswaan, harus bermanfaat dan berdampak,” tegasnya.

Ia menjelaskan, dampak tersebut minimal dirasakan oleh komunitas internal UKM dan mahasiswa Unisma secara umum, serta diharapkan meluas ke masyarakat di luar kampus. Setiap UKM, kata dia, harus mampu menunjukkan kontribusi nyata sesuai bidang dan karakter masing-masing.

“Bukan sekadar program berjalan, tapi harus memberi manfaat dan dampak. Itulah arah pengembangan seluruh UKM di Unisma,” pungkasnya. (ber/bob)

Exit mobile version