Kota Malang, blok-a.com – Windya Zurratun Nufus, mahasiswa baru penyandang disabilitas asal Mojokerto, tetap semangat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Tahun ini, Windya memilih Universitas Islam Malang (UNISMA) sebagai tempatnya menempuh pendidikan di Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Windya menjadi salah satu mahasiswa baru yang diperkenalkan dalam pembukaan Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (OSHIKA MABA) UNISMA di Sport Centre UNISMA, Senin (28/9/2026). Kehadirannya mendapat perhatian dari jajaran kampus karena semangatnya untuk melanjutkan pendidikan.
Wakil Rektor III UNISMA, Dr. Muhammad Yunus, mengatakan Windya memiliki motivasi yang kuat untuk melanjutkan pendidikan. Menurutnya, semangat tersebut menjadi pembelajaran bagi lingkungan kampus.
“Pada kesempatan kali ini Allah menitipkan salah satu hamba-Nya, mahasiswa dengan keterbatasan fisik tetapi memiliki motivasi yang luar biasa. Unisma hadir sebagai kampus inklusif, Unisma hadir untuk siapa saja, Unisma for everyone,” kata Yunus.
Yunus mengatakan pihak kampus sebelumnya telah mendatangi rumah Windya di Mojokerto untuk memberikan motivasi. Dalam kunjungan tersebut, pihak kampus bersama keluarga Windya membicarakan keberlanjutan pendidikan yang akan ditempuhnya di UNISMA.
Yunus juga menceritakan bahwa Windya pernah mengalami perundungan dari teman sebaya sejak sekolah dasar hingga tiga tahun saat sekolah menengah pertama. Pengalaman tersebut baru disampaikan kepada orang tuanya ketika Windya bersekolah di tingkat SMK.
“Ananda Windya tidak bercerita kepada orang tuanya. Saat SMK, baru dia bercerita. Saya tanya, kenapa tidak cerita sejak kecil? Windya menjawab, ‘Kalau saya bilang saya dibully oleh teman-teman saya, pasti Ibu akan menyuruh saya berhenti sekolah,’” ujarnya.
Meski pernah mengalami perundungan, Windya tetap melanjutkan pendidikan hingga jenjang SMK dan memilih untuk meneruskan kuliah di UNISMA. Pilihan tersebut juga berkaitan dengan latar belakang pendidikannya yang sebelumnya ditempuh di SD NU, SMP NU, hingga SMK NU.
Rektor UNISMA, Prof. Junaidi, mengatakan kehadiran Windya sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat mengenai pendidikan berkualitas dan inklusif.
“Kami merasa bangga dan dipercaya untuk mendidik Ananda Windya Zurratun Nufus dari Mojokerto, putri dari Bapak Bagus Suharmono dan Ibu Kasiyani. InsyaAllah kami amanah, kami siap mengantarkan Ananda Windya untuk bisa menyelesaikan studi dengan baik,” ujar Junaidi.
Orang tua Windya, Ibu Kasiyani, menyampaikan rasa syukur karena UNISMA menerima putrinya untuk melanjutkan pendidikan. Ia mengatakan UNISMA Malang menjadi kampus yang diimpikan Windya.
“Semoga ilmu yang didapatkan Ananda Windya menjadi ilmu yang bermanfaat dan barokah, serta bisa mencapai cita-citanya,” jelas Kasiyani. (ber)




