Kota Malang, blok-a.com – Universitas Islam Malang (Unisma) kembali menggelar Wisuda ke-77 selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Oktober 2025. Total sebanyak 1.462 lulusan dari sembilan fakultas dan satu pascasarjana resmi dikukuhkan, termasuk sepuluh wisudawan asal luar negeri dari Thailand, Timor Leste, Brunei Darussalam, dan Sudan.
Wakil Rektor I Unisma, dr. Erna Sulistyowati, MKes., PhD., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi dunia kerja di tengah disrupsi teknologi dan kemunculan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
“Selamat kepada seluruh wisudawan yang dikukuhkan pada 25 hingga 27 Oktober 2025. Unisma sudah berupaya maksimal mendidik mahasiswa di berbagai jenjang, baik sarjana, magister, maupun doktor,” ujarnya.
Erna menjelaskan, selama masa studi, mahasiswa Unisma dibekali berbagai pengalaman melalui program magang, penelitian, dan pengabdian masyarakat, baik di lingkungan kampus, industri, maupun lembaga perbankan dan perusahaan.
“Mahasiswa yang sudah menempuh program pendidikan di luar kampus diharapkan dapat segera mendapatkan pekerjaan yang layak dan relevan di bidangnya,” terang Erna.
Tak hanya itu, Unisma juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai mitra Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (Dudika). Salah satu bentuk nyata kolaborasi tersebut adalah Unisma Career Day, yang menghadirkan puluhan perusahaan untuk membuka peluang kerja bagi para lulusan.
“Sebelum wisuda, kami gelar Unisma Career Day. Itu bagian dari upaya Unisma membekali lulusan dengan akses langsung ke dunia kerja. Lulusan bisa langsung mendaftar ke perusahaan yang hadir dalam job fair itu,” tambahnya.
Menanggapi tantangan era disrupsi dan dominasi teknologi kecerdasan buatan, Erna mendorong para lulusan untuk terus meningkatkan kemampuan adaptif dan penguasaan teknologi.
“Artificial intelligence sudah menjadi bagian dari kehidupan kita. Harapannya, lulusan Unisma bisa meningkatkan kemampuan melalui pemanfaatan AI ini, sehingga bisa bekerja dengan menerapkan ilmunya dan menguasai AI di bidang masing-masing,” pungkasnya.




