Bocah 2,5 Tahun Hanyut di Blitar Akhirnya Ditemukan dalam Kondisi Meninggal

Blitar, blok-a.comBalita yang hilang diduga hanyut di aliran Sungai Mbambang Blitar ditemukan.

Balita itu bernama Nadia Rumadina (2) asal Dusun Jajagan, Desa Jugo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Nadia lima hari hilang dan belum ditemukan.

Namun, Senin (4/3/2024) balita yang hanyut itu ditemukan meninggal dunia tersangkut di tumbuhan enceng gondok di Bendungan Wlingi Raya atau Jegu Blitar siang tadi.

“Korban ditemukan sekitar pukul 10.15, dalam kondisi meninggal dan tubuhnya tersangkut enceng gondok di Bendungan Jegu,” ujar Imam Nahrawi sebagai Komandan Tim Basarnas POS SAR Trenggalek, Senin (4/3/2024).

Dikatakan Imam dalam operasi pencarian ke-enam Tim SAR berfokus di Bendungan Jegu Kabupaten Blitar.

“Dan korban berhasil ditemukan diradius 12 kilometer dari titik hilangnya,” bebernya.

Meski sudah 5 hari hanyut, jenazah balita untung masih bisa dikenali.

“Setelah kami angkat kami lakukan identifikasi ternyata mirip dengan ciri balita yang hanyut tersebut, dan langsung dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo,” jelasnya.

Kini jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi oleh petugas. Selanjutnya jenazah korban langsung bisa diambil oleh pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sebelumya, Kapolsek Kesamben, AKP Suhartono mengatakan kejadian tersebut bermula ketika korban bermain dengan saudaranya, M. Diaudin berumur 4 tahun ke sungai Kali Mbambang tanpa sepengetahuan orang tuanya.

“Awalnya dari keterangan saksi, Yusroni merupakan tetangga korban, yang rumahnya paling Barat dan dekat dengan sungai sekitar pukul 12.40 WIB melihat ada 2 anak yang berjalan ke Barat menuju ke sungai kali Mbambang,” kata Suhartono, Kamis (29/2/2024).

“Kemudian bersama Ketua RT 04 RW 02 Dusun Jajagan, mencari orang tua korban yang bernama M Yusro dan memberitahukan kalau kedua anaknya berjalan ke hutan arah Barat,”sambungnya.

Selanjutnya bersama warga sekitar melakukan pencarian ke hutan arah sungai kali Mbambang.

“Di tengah jalan warga bertemu dengan saudara korban M. Diaudin dan menceritakan kalau adiknya berenang di sungai kali Mbambang dan hilang,” jelasnya. (mg1/bob)

Exit mobile version