Kota Malang, blok-a.com – Warga Jalan Embong Brantas Gang 2 RT 3 RW 6, Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah bayi di pinggir Sungai Brantas, Rabu (3/6/2026).
Jenazah bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB oleh seorang pemulung yang sedang mencari barang bekas di sekitar bantaran sungai. Saat ditemukan, kondisi bayi sudah tidak bernyawa dan tersangkut di antara bebatuan di tepi sungai.
Ketua RT setempat, Agus Suprianto, mengatakan penemuan itu pertama kali diketahui oleh pemulung yang kemudian melaporkannya kepada warga dan perangkat lingkungan setempat.
“Sekitar pukul 12.30 WIB, ada pemulung yang sedang mencari rongsokan dan menemukan jenazah bayi tersangkut di pinggir Sungai Brantas. Setelah itu, kejadian tersebut dilaporkan ke saya dan langsung saya melapor ke polisi,” ujarnya.
Agus menjelaskan, saat ditemukan posisi bayi dalam keadaan tengkurap dan tidak terbungkus kain maupun perlengkapan lainnya. Berdasarkan kondisi fisik yang terlihat, bayi tersebut diduga berjenis kelamin perempuan dan baru saja dilahirkan.
“Untuk jenis kelamin diduga perempuan dan sepertinya baru saja dilahirkan. Kondisinya sudah agak membengkak dan kemungkinan telah hanyut dua hari yang lalu sebelum ditemukan,” katanya.
Ia mengaku belum mengetahui asal-usul bayi tersebut. Namun, berdasarkan lokasi dan kondisi saat ditemukan, ia menduga bayi itu sengaja dibuang ke aliran sungai sebelum akhirnya terbawa arus.
“Perkiraan saya, bayi tersebut baru lahir lalu sengaja dibuang ke sungai. Setelah itu hanyut terbawa arus dari arah barat ke timur,” tambahnya.
Sementara itu, Babinsa Kelurahan Kiduldalem, Serka Andri Subiantoro, membenarkan adanya penemuan jenazah bayi tersebut. Setelah menerima laporan, petugas kepolisian bersama relawan medis langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan identifikasi awal.
“Iya benar, ditemukan jenazah bayi dengan jenis kelamin diduga perempuan. Saat ini pihak kepolisian dan relawan medis sudah tiba di lokasi untuk melaksanakan evakuasi dan identifikasi,” ujarnya.
Selanjutnya, jenazah bayi dievakuasi dan dibawa ke Kamar Jenazah RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas bayi maupun pihak yang diduga bertanggung jawab atas kejadian tersebut. (bob)




