Kota Malang, blok-a.com – Kasus pernikahan sejenis di Kota Malang berbuntut panjang. Korban, Intan Anggraeni (28), mengaku mengalami ancaman dan intimidasi dari suami sirinya, Erfastino Reynaldi (36).
Ancaman itu muncul setelah Intan mengetahui fakta bahwa Rey bukan laki-laki seperti yang selama ini diakuinya. Hal tersebut terungkap pada malam pertama, 3 April 2026.
“Iya, diancam lewat pesan singkat begitu,” ujar Intan saat dikonfirmasi, Rabu (8/4/2026).
Setelah kejadian itu, Rey langsung diusir dari rumah Intan. Namun sebelum pergi, Rey sempat memperingatkan Intan agar tidak melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
“Kalau korban melapor, maka (Rey) juga akan melapor balik,” jelasnya.
Tak tinggal diam, Intan akhirnya melaporkan Rey ke Polresta Malang Kota atas dugaan pemalsuan dokumen, Rabu (8/4/2026). Ia datang bersama keluarganya.
Perwakilan keluarga Intan, Eko, menyebut ancaman yang diterima tidak hanya berupa pesan. Intan juga diduga akan diculik.
Menurut Eko, Rey sempat mengancam akan menyuruh orang untuk membawa Intan keluar rumah pada malam hari. Informasi tersebut juga sudah dilaporkan ke pihak RT dan RW setempat.
“Katanya akan menyuruh orang untuk membawa korban keluar malam hari,” ujar Eko.
Dugaan itu semakin kuat setelah pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB, dua mobil mencurigakan datang ke sekitar rumah Intan. Dari salah satu mobil, terlihat seorang pria turun.
“Yang keluar satu orang laki-laki. Yang di dalam mobil tidak tahu berapa orang,” katanya.
Sebelumnya, Intan juga menerima pesan WhatsApp dari Rey yang menyebut akan menjemputnya melalui sopir. Hal itu membuat keluarga semakin curiga.
“Intan sempat di-WA, katanya akan dijemput sopirnya,” tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, kondisi Intan kini masih syok dan trauma. Ia memilih membatasi aktivitas dan tidak berani keluar rumah.
“Sampai sekarang tidak pernah keluar rumah, karena takut,” ujar Eko.
Diketahui, Intan dan Rey berkenalan di sebuah kafe di Kota Batu pada Februari 2026. Keduanya kemudian menjalin hubungan tanpa kecurigaan.
Rey dinilai berperilaku layaknya laki-laki pada umumnya, hingga akhirnya mengajak Intan menikah secara siri pada April 2026. Namun, pernikahan itu berujung petaka setelah identitas Rey terbongkar.
Kini, kasus tersebut tengah ditangani pihak kepolisian.




