Kronologi TPA Talangagung Malang Bisa Terbakar, Penyebabnya Gegara Sampah Korek Gas

Kebakaran di TPA Talangagung Kabupaten Malang, 2 Hektar Lahan Sampah Hangus
Kebakaran di TPA Talangagung Kabupaten Malang, 2 Hektar Lahan Sampah Hangus

Kabupaten Malang, blok-a.com – Lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang terbakar. Api yang sempat membesar berhasil melahap lahan yang berisi tumpukan sampah seluas 2 hektar, pada Minggu (18/8/2024) sore.

Kapolsek Kepanjen, AKP M Lutfi menerangkan, kebakaran tersebut diketahui oleh salah seorang warga setempat. Ia mengatahui ada kepulan asap yang bersumber dari area TPA Talangagung sekitar pukul 17.00 WIB.

Mengetahui hal tersebut, warga kemudian melaporkannya ke perangkat desa setempat, Mustofa (49). Usai mendapatkan laporkan, Mustofa kemudian mengecek Tempat Kejarian Perkara (TKP) dan mengetahui kobaran api sudah menjalar dari utara menuju bagian selatan.

“Mengatahui hal tersebut, pelapor (Mustofa) kemudian menghubungi salah satu staf TPA Talangagung,” kata Lutfi kepada Blok-a.com, Senin (19/8/2024).

Selanjutnya, staf TPA berusaha memadamkan api yang menjalar ke tumpukan sampah menggunakan alat eskavator, sembari menunggu petugas kemadam kebakaran.

“Proses pemadaman api dibantu oleh lima unit mobil Damkar Kabupaten Malang, dua unit Damkar PR. Gajah Baru, satu unit mobil BPBD, dan gabungan tim SAR Kabupaten Malang,” terangnya.

Karena besaran lahan yang terbakar cukup luas, menurut data dari Polsek Kepanjen, api baru dapat dijinakan setelah proses pemadaman kurang lebih selama enam jam.

“Pukul 23.00 WIB api baru bisa dipadamkan,” sambungnya.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa TPA Talangagung yang terbakar tersebut tersebut. Sebab, saat kejadian, lokasi dalam keadaan sepi. Setiap hari Minggu TPA Talangagung libur.

“Lahan sampah di TPA dalam keadaan kosong (tidak ada pemulung ataupun warga sekitar), dikarenakan hari Minggu TPA Talangagung libur,” tambahnya.

Sejauh ini, pihak kepolisian menduga, dari titik awal api berasal dari bawah lahan TPA yang kemudian menjalar ke atas atau ke arah selatan. Ia menduga, api berasal dari sampah korek gas.

“Dimungkinkan kebakaran disebabkan oleh sampah dari korek gas yang diduga meletus akibat paparan sinar matahari dan api menjalar ke sampah-sampah kertas dan plastik yang mudah terbakar,” pungkasnya. (ptu/bob)

Exit mobile version