Kabupaten Malang, blok-a.com – Tim Satreskrim Polres Malang mengungkap pelaku pembunuhan pria bernama Abdul Aziz Sofi’i (36) yang awalnya dilaporkan hilang di Gunung Katu Desa Sumbersuko Kecamatan Wagir Kabupaten Malang.
Polisi berhasil menangkap pelaku yang merupakan pasanga nsuami istri berinisial P (30) dan istrinya berinisial A (20) di sebuah rumah di Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang pada Minggu (7/4/2024).
“Setelah dilakukan penyelidikan, kami amankan dua orang pelaku yang merupakan pasutri berinisial P alias Pendik (30) dan istrinya berinisial A (20) di kawasan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, Minggu (7/4/2024),” ujar Kasatreskrim Polresta Malang AKP Gandha Syah Hidayat kepada awak media, Senin (8/4/2024).
Gandha menyebut, antara pelaku pembunuhan atau Pasutri dan korban mempunyai hubungan pertemanan.
“Dua orang yang kita amankan adalah pasangan suami istri. Hubungan dengan korban adalah teman,” ungkapnya.
Belum diketahui secara detail bagaimana pasutri ini membunuh Abdul Aziz Sofi’i (36) warga Jalan Pelabuhan Tanjung Perak, Kelurahan Bakalan Krajan, Sukun, Kota Malang. Yang diketahui sementara ini jasad korban ditemukan penuh luka di Gunung Katu.
Tak hanya itu, polisi juga menemukan fakta bahwa barang milik korban diketahui hilang setelah dibunuh di Gunung Katu. Barang yang hilang ialah dua telepon seluler dan uang jutaan rupiah.
“Kami masih mendalami dengan melakukan pemeriksaan secara intensif, setelah mengamankan terduga pelaku,” pungkas Gandha.
Berita sebelumnya, sesosok mayat pria yang ditemukan sudah membusuk di lereng Gunung Katu, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir Kabupaten Malang, pada Senin (01/4/2024) sekitar pukul 11.20 WIB, sudah bisa dipastikan oleh polisi sebagai korban pembunuhan.
Pihak Satreskrim Polres Malang memastikan kalau Abdul Aziz Sofi’i (36) merupakan korban pembunuhan. Hasil autopsi menunjukkan ada luka bacok di leher dan beberapa bagian tubuh korban.
“Berdasarkan hasil autopsi yang kami terima tadi pagi, bahwa mayat yang ditemukan di Gunung Katu adalah korban pembunuhan. Ada luka di leher akibat sayatan benda tajam. Terdapat tiga luka,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah, Sabtu (06/4) di Mapolsek Wagir. (mit/bob)




