Kabupaten Malang, blok-a.com – Penyelidikan kasus penemuan mayat Abdul Aziz Sofi’i (36) di lereng Gunung Katu, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, terus berlanjut.
Pihak Satreskrim Polres Malang memastikan bahwa Sofi’i, yang merupakan seorang tukang pijat tersebut, adalah korban pembunuhan.
Hasil autopsi menunjukkan adanya luka bacok di leher dan beberapa bagian tubuh korban.
“Berdasarkan hasil autopsi yang kami terima tadi pagi, mayat yang ditemukan di Gunung Katu adalah korban pembunuhan. Ada luka di leher akibat sayatan benda tajam. Terdapat tiga luka,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah, Sabtu (6/4/2024) di Mapolsek Wagir.
Temuan fakta baru ini mendorong polisi bergerak cepat untuk mendalami penyelidikan. Yaitu dengan memeriksa saksi-saksi serta orang terdekat korban.
“Nanti kami juga akan melihat hasil petunjuk dari keterangan saksi di TKP dan saksi lainnya. Ini untuk segera mengungkap kasusnya,” jelasnya.
Gandha menegaskan bahwa secepatnya akan mengungkap kasus pembunuhan ini.
“Target sebelum lebaran, kami akan selesaikan kasus ini,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Sofi’i warga Jalan Pelabuhan Tanjung Perak RT 001 RW 01 Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang ini sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga ke Polsek Sukun pada hari Jumat (29/3/2024).
Terakhir kali, korban pergi bersama sahabat karibnya, Fendik Lestari ke Gunung Katu pada Rabu (27/3/2024) malam, untuk melarung sesajen sebagai ritual permohonan kesembuhan ibunya yang sedang sakit.
Pencarian pun dilakukan di Gunung Katu dimulai pada Jumat (29/3/2024). Hasilnya sepeda motor Suzuki Shogun 125 berwarna silver milik Sofi’i ditemukan.
Selang beberapa hari kemudian, Senin (1/4/2024), Sofi’i ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk, sekira 70 meter dari sepeda motornya.(ags/lio)




