Kabupaten Malang, blok-a.com – Seorang pria asal Kabupaten Kediri ditemukan tewas dalam kondisi tubuh tak utuh pasca terlindas Kereta Api Gajayana jurusan Jakarta-Malang, di perlintasan kereta api KM 62+3, Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang sekira pukul 07.45 WIB. Minggu (16/6/2024).
Indentitas pria yang diduga bunuh diri denan terlindas kereta api di Malang itu diketahui bernama Sunaryadi (69) asal Dusun Balongrejo, Desa Badas, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri
Kapolsek Pakisaji, AKP Teguh Imam saat dikonfirmasi awak media mengatakan berdasarkan keterangan dari masinis KA Gajayana, kalau ada orang dengan posisi tidur di pinggir rel kereta api. Tapi saat kereta mendekat orang tersebut tiba-tiba pindah posisi melintang di atas rel kereta.
“Saksi (masinis) kaget dan tidak bisa melakukan pengereman mendadak. Akhirnya tabrakan tidak terhindarkan. Tubuh korban terpental hingga masuk ke dalam sawah,” ujar Teguh kepada awak media, Minggu (16/6/2024).
Akibat peristiwa ini, korban meninggal dunia di lokasi kejadian, dengan kondisi telapak kaki kiri korban terputus dan kedua tangan terputus serta kepala pecah.
Berdasarkan olah TKP, petugas menemukan beberapa barang pribadi milik korban seperti sepeda motor Honda Supra X dengan nomor polisi (Nopol) AG 3406 FP juga sejumlah uang dengan nominal Rp6,8 juta.
“Motif korban murni diduga bunuh diri. Sebab petugas menemukan motor dan barang berharga milik korban ditaruh. atau terpakir sekitar 1 500 meter dari palang pintu perlintasan kereta api terdekat,” imbuhnya.
Petugas piket Polsek Pakisaji bersama relawan dari PMI Kabupaten Malang, datang kelokasi setelah mendapatkan laporan dari penjaga perlintasan kereta api Pakisaji.
Selanjutnya petugas kepolisian bersama relawan PMI Kabupaten Malang melakukan olah TKP.
“Korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan untuk visum,” tandasnya. (ags/bob)




