Kota Malang, blok-a.com – Pohon jenis Sengon Buto dengan diameter 80 cm dan tinggi mencapai 15 meter di kawasan Velodrome, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, tumbang ke tengah jalan, Sabtu (8/6/2024), sekitar pukul 09.30 WIB.
Lokasi pohon tumbang tepatnya di depan Toko Oleh-Oleh Jalan Danau Jomgge H7 D 30.
Akibatnya, kaki kanan salah seorang pekerja dinas potong pohon terkilir tertimpa dahan.
Selain itu, pohon juga menimpa bagian depan sepeda motor Honda Vario N 1544 BQ yang dikendarai warga Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, yang tengah membonceng istri dan anaknya.
Kabel listrik ukuran besar, jaringan kabel telepon, serta satu tiang telepon turut terdampak pohon tumbang.
Marianto (37), saksi sekaligus korban, warga Jalan Raya Simpang Kepuh, Kecamatan Sukun, Kota Malang, mengatakan peristiwa ini berawal saat dirinya bersama tim potong pohon dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang sedang melakukan pemangkasan dahan-dahan kering pohon Sengon Buto.
“Saat salah satu rekan sedang memangkas dahan kering di sebelah timur, tiba-tiba terdengar bunyi ‘kratak’ cukup keras dari pohon Sengon Buto yang dahannya sedang dipangkas,” ujar Marianto kepada awak media, Sabtu (8/6/2024).
Beberapa menit kemudian, pohon itu tumbang, sempat tertahan kabel listrik dan tiang telepon, hingga tumbang dan melintang ke jalan raya.
“Saat itu saya bersama mandor berada persis di bawah pohon. Mengetahui pohon itu tumbang, saya bersama mandor dan rekan-rekan lainnya lari menyelamatkan diri. Nahas, kaki sebelah kanan saya tertimpa dahan pohon hingga mengalami luka terkilir. Saya meminta untuk dirawat ke UGD RSSA Kota Malang,” imbuhnya.
Sementara, Buyung (51), warga Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, mengatakan saat itu dirinya bersama istri dan anak perempuannya sedang mengendarai Honda Vario N 1544 BQ, dengan tujuan mengantar les anaknya di kawasan Sawojajar.
“Saat saya sedang melintas dari arah timur ke barat di Jalan Danau Jomgge, saya tidak mengetahui kalau ada petugas potong pohon sedang melakukan pemangkasan dahan. Saat itu jalan tidak ditutup atau ada petugas yang mengalihkan jalur,” terangnya.
Saat itu, kata Buyung, di depan motor yang ia kendarai ada angkot melaju dengan pelan. Sesampainya di lokasi, tiba-tiba pohon Sengon Buto tersebut tumbang usai mobil mikrolet lewat.
“Saya yang berada di belakang mobil mikrolet, spontan mengerem motor dengan kencang agar tak tertimpa pohon. Alhamdulillah, saya, istri, dan anak masih selamat meskipun bagian depan motor penyok akibat tertimpa pohon,” pungkasnya.
Pantauan blok-a.com di lokasi, tampak para petugas dari dinas potong pohon, petugas PLN Kota Malang, dan petugas Telkom masih melakukan evakuasi pohon serta pembenahan kabel listrik dan kabel telepon.
Hingga berita ini dituliskan, belum ada keterangan resmi dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang.(ags/lio)




