Volume Kendaraan Meningkat di Kabupaten Malang di H-4 Lebaran

Arus lalu lintas di exit Tol Singosari atau di pertigaan Karanglo terpantau normal pada Minggu (31/12/2023) siang (Blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Arus lalu lintas di exit Tol Singosari atau di pertigaan Karanglo terpantau normal pada Minggu (31/12/2023) siang (Blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang memprediksi volume kendaraan pada libur hari Lebaran tahun 2024 akan meningkat dibandingkan tahun 2023. 

Kepala Dishub Kabupaten Malang, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Malang, Willy Deni Permana menerangkan, volume kendaraan diprediksi mulai meningkat mulai dari h-4 Lebaran alias tanggal 6 April hingga 8 April 2024 mendatang. 

“Kalau tahun ini kan kedua setelah pembatasan Covid-19. Tahun lalu 2023 kemarin baru pertama kali diloskan. Jadi kemungkinan sama atau bisa lebih meningkat lagi, itu kami peroleh dari hasil rapat koordinasi beberapa waktu lalu,” ujar Willy saat ditemui, Rabu (27/4/2024). 

Sejumlah titik kemacetan juga telah dipetakan oleh Forum Lalu Lintas Kabupaten Malang, setidaknya telah dibagi menjadi 4 bagian. Salah satu yang menjadi titik kemacetan paling parah yakni sisi utara di wilayah Kecamatan Singosari, Karangploso dan Lawang. 

“Paling parah kemacetan akan terjadi di utara, tepatnya di Exite Tol Singosari. Karena di situ kendaraan keluar dari Tol dan mengarah ke Kota Malang dan Batu,” imbuhnya. 

Selain wilayah utara, titik kemacetan juga diprediksi akan terjadi di wilayah selatan. Sebab, para pemudik dari luar Malang diprediksi akan berwisata ke Pantai Malang Selatan. 

“Kemudian yang sisi selatan ada di sepanjang setelah Kota Malang, tepatnya di Kebonagung sampai Kepanjen. Rawannya situ sampai ke simpang empat Talangagung hingga mengarah ke Sumberpucung di Selorok sana,” jelasnya. 

Selain wisata Pantai Selatan, tidak menutup kemungkinan para wisatawan juga akan menyerbu wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

“Kalau tempat wisata kami prediksi di hari kedua dan ketiga. Bisa juga sampai nanti menjelang libur selesai, karena biasanya di hari pertama mereka masih ke sanak saudara. Kemudian dilanjutkan dengan berlibur,” ujarnya. 

Mengantisipasi kemacetan yang diprediksi meningkat dari tahun sebelumnya, Dishub Kabupaten Malang juga menyiagakan ratusan personel yang telah di ploting di sejumlah titik yang berpotensi. Tidak menutup kemungkinan di wilayah Pantai Selatan sekalipun. 

“Ada 115 personel kita terjunkan dengan sistem shif, ada tiga shift setiap harinya dengan jam kerja 8 jam perhari,” pungkasnya. (ptu/bob)

Exit mobile version