Kota Malang, blok-a.com – Selama sepekan ke depan di bulan Ramadan ini, mulai 21 hingga 28 Februari 2026, wilayah Kota Malang diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Karena itu, BPBD Kota Malang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, mengatakan musim hujan masih berlangsung di wilayah Kota Malang. Berdasarkan data dari BMKG, curah hujan dalam periode tersebut masuk kategori sedang hingga mencapai 400 milimeter.
“Dengan kondisi tersebut, dapat memicu potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang,” jelasnya.
Prayitno mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan bencana, untuk memastikan saluran drainase tidak tersumbat serta meningkatkan kewaspadaan saat hujan turun. Selain itu, warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika terjadi hujan deras.
“Kami mengimbau masyarakat agar menghindari berteduh di bawah pohon besar maupun papan reklame. Lebih baik memilih tempat berteduh yang aman di bangunan kokoh,” terangnya.
Meski potensi cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung hingga 28 Februari 2026, pihaknya menegaskan hujan masih berpotensi terjadi setelah periode tersebut. Karena itu, masyarakat diharapkan tetap waspada, terutama menjelang aktivitas ibadah Ramadan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap siaga dan selalu memantau informasi kondisi cuaca terkini melalui kanal BMKG maupun BPBD. Kami juga terus menyampaikan perkembangan informasi melalui program kelurahan tangguh,” pungkasnya.



