Arema FC Vs Persebaya Tidak Digelar di Kanjuruhan

Bupati Malang HM. Sanusi memutuskan mengganti agenda perayaan malam tahun baru yang biasanya dirangkai dengan pesta kembang api
Pemkab Malang akan gelar doa bersama di Stadion Kanjuruhan saat perayaan malam tahun baru 2026 (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC akhirnya angkat bicara terkait kepastian venue laga Derby Jawa Timur melawan Persebaya Surabaya. Pertandingan yang semula direncanakan digelar di Stadion Kanjuruhan dipastikan berpindah ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Keputusan tersebut merujuk pada surat rekomendasi Polres Malang Nomor: B/666/IV/YAN.2.1./2026 tertanggal 21 April 2026 yang menyarankan agar laga tidak digelar di Kanjuruhan untuk sementara waktu. Selain itu, regulator I League melalui surat Nomor: 371/LI-KOM/IV/2026 juga telah mengeluarkan circular penyesuaian venue.

Ketua Panpel Arema FC, Erwin Hardiyono, menegaskan pihaknya menghormati keputusan tersebut, terutama yang berkaitan dengan pertimbangan teknis dan keamanan.

“Melihat dinamika dan rekomendasi yang ada, besar kemungkinan laga Arema FC vs Persebaya akan kami boyong ke Bali, tepatnya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Kami segera melakukan koordinasi cepat dengan pihak pengelola stadion dan otoritas keamanan setempat di Bali agar pertandingan tetap bisa berjalan sesuai jadwal,” ujar Erwin.

Meski demikian, Erwin tidak menampik adanya rasa kecewa, terutama bagi publik sepak bola Malang yang berharap laga ini menjadi momentum kebangkitan Stadion Kanjuruhan.

“Secara emosional tentu ada rasa kecewa karena keinginan kami membuktikan kesiapan Kanjuruhan sangat besar. Namun, kami memilih untuk tidak larut dalam emosi. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada arahan otoritas kepolisian dan akan mengikuti regulasi yang ditetapkan,” tambahnya.

Di sisi lain, Panpel juga memberikan apresiasi kepada Presidium Aremania atas sikap dewasa dalam menyikapi situasi ini. Upaya komunikasi yang dilakukan dinilai menjadi bentuk komitmen menjaga kondusivitas.

“Kami melihat kedewasaan luar biasa dari Aremania. Langkah Presidium yang berkomunikasi secara elegan dengan Kapolda Jatim maupun Kapolres Malang adalah wujud kecintaan tulus pada klub,” tegas Erwin.

Panpel turut mengimbau seluruh Aremania untuk tetap tenang dan mendukung keputusan tersebut secara bijak. Fokus utama saat ini adalah memastikan Arema FC tetap bisa bertanding maksimal meski harus bermain di luar kandang.

“Mari kita tunjukkan bahwa Aremania adalah suporter yang taat hukum dan lebih mengutamakan kondusifitas bangsa. Tetaplah bersatu dan jangan terprovokasi oleh narasi yang dapat merugikan nama baik klub dan kota kita tercinta,” pungkasnya.

Sementara, merujuk pada jadwal pertandingan yang bisa diakses di web ileague.id, jadwal Arema versus Persebaya dipastikan akan digelar di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali pada Selasa (28/4/2026). (yog)

 

Exit mobile version