Latihan Berhari-Hari Jelang Padel Merdeka, Wali Kota Batu Ikut Pemanasan

Wali Kota Malang, Nurochman saat latihan padel jelang Padel Merdeka, Selasa (25/8/2026) (foto: dok. Prokopim Kota Batu)
Wali Kota Malang, Nurochman saat latihan padel jelang Padel Merdeka, Selasa (25/8/2026) (foto: dok. Prokopim Kota Batu)

Kota Batu, blok-a.com – Persiapan menyambut ajang Padel Merdeka antarinstansi di Kota Batu terus dilakukan. Sejumlah peserta bahkan menjalani latihan selama berhari-hari demi tampil maksimal dalam pertandingan yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Latihan terakhir dilakukan pada Selasa (25/8/2026), sehari sebelum Padel Merdeka dilaksanakan. Para peserta memanfaatkan sesi tersebut untuk mematangkan kemampuan sekaligus beradaptasi dengan permainan padel.

Latihan itu juga berlangsung bersamaan dengan Wali Kota Batu Nurochman. Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota Batu tersebut turut mencoba olahraga padel sekaligus mengikuti sesi latihan.

Tenaga Ahli Pidana dan HAM Wali Kota Batu, Suwito, S.H., M.H., mengatakan persiapan telah dilakukan secara maksimal dengan latihan selama beberapa hari.

“Kami persiapkan maksimal dengan latihan berhari-hari untuk ikut meriahkan Padel Merdeka yang diselenggarakan oleh lingkungan internal instansi di Kota Batu,” ungkap Suwito.

Menurutnya, latihan pada Selasa menjadi sesi terakhir sebelum para peserta bertanding pada Rabu (26/8/2026).

Pada kesempatan tersebut, Suwito juga sempat melihat langsung kemampuan Nurochman dalam bermain padel. Ia menilai kemampuan Wali Kota Batu cukup baik, terlebih Nurochman memiliki pengalaman bermain tenis.

“Ini hari terakhir latihan, kebetulan bersamaan dengan Wali Kota yang jago main tenis. Di tempat ini beliau latihan bersama dan dari caranya mainkan padel Cak Nur memang bagus dan fisiknya sangat stabil,” jelasnya.

Padel sendiri merupakan olahraga raket yang memiliki kemiripan dengan tenis. Permainan ini menggunakan raket khusus dan bola, dengan lapangan yang dikelilingi dinding sehingga memiliki karakter permainan tersendiri.

Bagi pemain yang baru mengenal padel, olahraga ini membutuhkan latihan lebih serius untuk memahami teknik dan pola permainannya.

“Olahraga ini mirip dengan tenis, bahkan ada yang bilang hampir seperti pimpong, hanya pemula seperti saya harus lebih serius,” ujarnya.

Padel Merdeka sendiri menjadi salah satu kegiatan olahraga dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Ajang tersebut mempertemukan peserta dari lingkungan internal instansi di Kota Batu sekaligus menjadi momentum untuk mengenalkan olahraga padel lebih luas.

Perkembangan olahraga padel juga mulai terlihat di Kota Batu dengan hadirnya sejumlah fasilitas baru. Salah satunya Paolo Padel by Padel Garden yang berada di kawasan Paolo Fest.

Paolo Padel memiliki empat lapangan, terdiri dari tiga lapangan indoor dan satu lapangan outdoor. Lapangan outdoor menjadi daya tarik tersendiri karena pemain dapat berolahraga sembari menikmati panorama khas Kota Batu.

Selain bermain padel, pengunjung juga dapat menikmati berbagai makanan dan minuman di Paolo Fest. Konsep tersebut membuat kawasan ini menjadi tempat yang memadukan olahraga dan rekreasi.

Sementara itu, Paolo Padel saat ini menawarkan harga promo mulai Rp100 ribu hingga Rp125 ribu per jam.

Melalui Padel Merdeka, olahraga yang masih tergolong baru bagi sebagian masyarakat ini diharapkan semakin dikenal dan diminati berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga orang dewasa.

“Harapan kami, olahraga ini menjadi favorit semua kalangan, baik pemuda yang masih pemula bahkan orang dewasa yang belum pernah mengenal padel,” pungkasnya. (bob)

Exit mobile version