Kabupaten Malang, blok-a.com – Usai viral baru-baru ini, Pantai Wonogoro yang terletak di Dusun Sukorejo, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, dibanjiri pengujung saat libur natal dan tahun baru (Nataru).
Memiliki keindahan dua pohon kelapa yang menjulang ke arah muara menjadi salah satu sport foto yang kerap diburu para wisatawan saat berkunjung.
Sebab, pemandangan tersebut sangat jarang dijumpai di pantai-pantai lain, terutama di wilayah pantai malang selatan.
Pengelola pantai sekaligus pengelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), Suliswanto (38) mengatakan, kunjungan wisata di Pantai Wonogiri terus mengalami kenaikan.
Terlebih saat libur Nataru, ia mengaku bisa menghabiskan tiket masuk hingga ratusan dalam sehari.
“Mulai empat bulan yang lalu pengujung banyak, setelah viral itu kurang lebih sejak September 2023 lalu. Saat nataru ini, sehari rata-rata 500 pengujung,” ujar Suliswanto saat ditemui di Pantai Wonogoro, Kamis (4/1/2024).
Selain dua pohon kepala, pantai ini juga memiliki dua muara yang masing-masing memiliki keindahan yang tidak dapat ditemui di pantai lain.
Tak hanya itu, pantai yang memiliki luas sekitar 20 hektare ini juga memiliki sport untuk menikmati sunsent dan sunrise yang cantik bak di Kuta Bali.
“Kita ada dua samudra, di sisi barat dan timur. Di bulan tertentu pengunjng juga bisa lihat penyu di atas bukit, sekitar bulan Juli hingga Agustus. Walaupun tak pake teropong bisa kelihatan,” tambahnya.
Meskipun fasilitas umum masih dalam tahap pembangunan, namun tawaran event skala besar dengan massa mencapai ribuan sering ia terima. Sejumlah tawaran event yang masuk mulai dari kalangan komunitas, pemerintahan, bahkan dari kepolisian.
“Beberapa kami tolak, ada tawaran event dari pemerintah juga. Tapi karena kita masih minim fasilitas umumnya jadi sebagian tidak kami terima sementara waktu, karena kenyamanan pengujung nomor satu menurut saya” ujarnya.
Sejauh ini, perbaikan terus dilakukan oleh Bumdes setempat, mulai dari memperbarui fasilitas umum seperti musolah, kamar mandi, dan mebambah warung makan yang menyediakan masakan seafood, serta masih banyak lainnya.
“Rencana kedepan, pengelola akan membuat sebuah penangkaran penyu, wisata edukasi, outbound, mainan air di susur sungai, rencana awal seperti itu,” katanya.
Disinggung terkait kendala, kata Suli sapaan akrabnya, hingga saat ini yang masih menjadi kendala yakni akses pantai selatan yang masih rusak dan susahnya signal yang masuk di area pantai.
Sehingga ia berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bisa menujang akses jalan dan internet ke wilayah Malang Selatan khsusunya di Pantai Wonogoro.
Hal tersebut dimaksutkan agar akses informasi dan kenyamanan pengujung bisa didapatkan saat berlibur ke pantai selatan Kabupaten Malang.
“Kalau disini susah sinyal, tapi kalau agak mendekat ke bibir pantai sudah bisa meskipun sedikit. Harapannya, semoga pemerintah bisa membatu, memfasilitasi agar ada tower gitu seperti di Pantai Balaikambang, agar wisatawan juga bisa puas untuk berlibur. Selain itu juga masalah akses jalannya, banyak wisatawan yang mengeluh terkait akses yang masih rusak parah,” pungkasnya. (ptu/bob)




