Mengenal MiG-17 Fresco, Monumen Pesawat di Bundaran Suhat Kota Malang

Monumen Pesawat MIG-17 Fresco, Soekarno Hatta. (dok. Indonesia Public Art Archive)
Monumen Pesawat MIG-17 Fresco, Soekarno Hatta. (dok. Indonesia Public Art Archive)

Kota Malang, blok-a.com – Pesawat yang terpajang di bundaran Jalan Raya Soekarno Hatta (Suhat), Kota Malang merupakan salah satu monumen bersejarah yang menjadi ikon Kota Malang.

Monumen ini berupa pesawat tempur MiG-17 Fresco yang didatangkan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1960.

Pesawat ini digunakan oleh TNI Angkatan Udara untuk menjaga kedaulatan wilayah Indonesia di masa itu.

Pesawat MiG-17 Fresco merupakan pesawat tempur buatan Uni Soviet yang mulai diproduksi pada tahun 1950-an.

Pesawat ini memiliki kecepatan maksimum 1.050 km/jam dan dapat terbang hingga ketinggian 15.000 meter. Pesawat ini juga dilengkapi dengan persenjataan berupa meriam 23 mm dan roket.

Pesawat yang terpampang di atas bundaran Suhat ini merupakan salah satu dari 25 pesawat MiG-17 Fresco yang dibeli oleh pemerintah Indonesia.

Pesawat ini digunakan oleh TNI Angkatan Udara untuk menjaga wilayah udara Indonesia di perbatasan dengan Malaysia.

Pada tahun 1969, pesawat MiG-17 Fresco ini mulai digantikan oleh pesawat tempur yang lebih modern. Pesawat ini kemudian dipensiunkan dan dijadikan monumen di bundaran Soekarno Hatta.

Monumen Pesawat MIG-17 Fresco, Soekarno Hatta. (dok. Indonesia Public Art Archive)
Monumen Pesawat MIG-17 Fresco, Soekarno Hatta. (dok. Indonesia Public Art Archive)

Monumen pesawat bundaran Suhat ini diresmikan pada tanggal 20 Agustus 1999 oleh Mantan Komandan Lanud Abd Saleh Marsdya (Purn) Alimunsiri Rappe dan Mantan Walikota Malang Suyitno.

Monumen ini menjadi salah satu ikon kota Malang dan menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Juga menjadi simbol perjuangan TNI Angkatan Udara dalam menjaga kedaulatan wilayah Indonesia. (mg2/lio)