Skema Shift PKL Disiapkan, Jalan Merdeka Selatan Jadi Sentra Takjil Sementara

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dalam rapat bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dalam rapat bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota Malang menggelar rapat bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) untuk menyiapkan skema penataan sementara bagi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Merdeka saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Rapat tersebut digelar di Mini Block Office Lantai 4 pada Jumat (20/2/2026).

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyebut pembahasan dilakukan melalui FLLAJ guna mencari solusi alternatif yang tidak merugikan pedagang maupun ketertiban umum. Salah satu opsi yang tengah dimatangkan adalah pemanfaatan Jalan Merdeka Selatan sebagai lokasi sementara.

“FLLAJ hari ini untuk mencari solusi alternatif sementara. Kita akan coba gunakan Jalan Merdeka Selatan untuk menempatkan PKL dan parkir yang dari Alun-alun,” ujar Wahyu.

Wahyu menerangkan, selama ini para PKL banyak berjualan di trotoar sehingga mengganggu fungsi pedestrian. Ia berharap dengan skema baru, pedagang tidak lagi menggunakan trotoar.

“Kita harapkan nanti mereka tidak di trotoar, tapi kita atur di jalan itu, tetapi dengan waktu tertentu,” terangnya.

Wahyu juga mengakui jumlah PKL cukup banyak dan dikhawatirkan tempat relokasi sementara itu tidak mencukupi. Karena itu, skema pembagian shift menjadi salah satu opsi agar seluruh pedagang tetap mendapat kesempatan berjualan.

“Nanti kita akan bagi shift di sana saja. Hari ini siapa, hari ini siapa. Ini menjadi solusi daripada mereka sekarang tempatnya juga tidak ada. Tapi dengan berbagi, mudah-mudahan juga bisa membagi rezeki menjelang Ramadan dan Idul Fitri,” tuturnya.

Ia menilai lokasi Jalan Merdeka Selatan cukup strategis karena dekat dengan Alun-alun. Ia menyebut relokasi ini merupakan salah satu solusi terbaik dan Wahyu berharap FLLAJ segera memberikan rekomendasinya.

“Tempatnya juga strategis kan, Jalan Merdeka Selatan tinggal jalan sedikit sudah langsung ke Alun-alun,” tuturnya.

Wahyu menegaskan, keputusan ini bukan sepihak dari Pemkot, melainkan hasil pembahasan bersama berbagai pemangku kepentingan. Dengan begitu, permasalahan PKL termasuk kemacetan di kawasan Alun-alun bisa segera teratasi.

“Ini bukan dari Pemkot Malang harus begini, tidak. Tapi kita melibatkan semua stakeholder agar dalam pelaksanaannya bisa ada satu solusi yang baik,” tegasnya.

Terkait jadwal operasional, Wahyu belum mengetahui kepastian kapan pelaksanaan tersebut akan dilaksanakan. Ia menyebut masih akan dibahas lebih lanjut di FLLAJ.

“Nanti kita lihat, apakah setiap hari, apakah hari tertentu, jamnya jam berapa sampai jam berapa, nanti diatur dalam forum lalu lintas.” pungkasnya. (yog/bob)