Kota Malang, blok-a.com – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menggandeng Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar program Pindar Mengajar sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan digital di kalangan mahasiswa. Program tersebut mengusung tema “Cerdas Mengelola, Bijak Bertransaksi” dan menjadi bagian dari rangkaian edukasi yang digelar AFPI di Kota Malang.
Sekretaris Jenderal AFPI, Ronald T. Andi Kasim, mengatakan pertumbuhan industri pinjaman daring (Pindar) harus diiringi dengan peningkatan literasi keuangan, terutama bagi generasi muda yang menjadi pengguna aktif layanan digital.
“Sangat penting bagi generasi muda untuk memahami disiplin dalam menjaga atau mengelola keuangan serta membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Edukasi dan literasi ini dilakukan tidak semata hanya tentang pinjaman daring, tapi keseluruhan layanan keuangan digital. Karena saat ini banyak tawaran pendanaan yang sangat menggoda untuk masyarakat lewat digital marketing,” ujarnya.
Menurut Ronald, mahasiswa perlu dibekali kemampuan mengenali perbedaan antara penyelenggara Pindar yang legal dan pinjaman online ilegal agar tidak mudah menjadi korban penyalahgunaan layanan keuangan digital. Program tersebut juga diharapkan mampu melahirkan agen-agen literasi keuangan di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Dekan FEB Unisma, Afifudin, menyambut baik pelaksanaan Pindar Mengajar. Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan di era digital menjadi kompetensi yang wajib dimiliki mahasiswa.
“Kegiatan seperti Pindar Mengajar menjadi sangat relevan untuk diikuti mahasiswa. Penggunaan teknologi digital harus dilakukan secara bijak dan efektif, terlebih ketika berkaitan dengan pengelolaan keuangan,” katanya.
Ia berharap mahasiswa tidak hanya mampu mengambil keputusan finansial secara bijak, tetapi juga berperan sebagai agen edukasi di lingkungan sekitarnya mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat, penggunaan pinjaman secara bertanggung jawab, serta kewaspadaan terhadap pinjaman online ilegal.
Program Pindar Mengajar di Unisma menjadi bagian dari rangkaian kegiatan AFPI di Malang yang juga diisi dengan Media Roadshow. Melalui kegiatan tersebut, AFPI ingin memperkuat literasi keuangan digital, meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan Pindar yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sekaligus mendorong perlindungan konsumen dari maraknya praktik pinjaman online ilegal. (bob)








