Cerita Brand Lokal Asal Malang Zama Homewear Tembus Pasar Internasional, Ada JNE di Baliknya

Pemilik Brand Lokal asal Kota Malang, Zama Homewear, Srie Dewi Wirautami dalam Podcast JNE (dok. JNE for blok-a.com)
Pemilik Brand Lokal asal Kota Malang, Zama Homewear, Srie Dewi Wirautami dalam Podcast JNE (dok. JNE for blok-a.com)

Kota Malang, blok-a.com – Brand lokal asal Kota Malang, Zama Homewear, terus mengembangkan pasar produknya hingga ke luar negeri. Usaha yang dirintis Srie Dewi Wirautami sejak Desember 2017 itu kini telah menjangkau konsumen dari berbagai negara, mulai dari Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Swiss, hingga sejumlah negara Eropa.

Perkembangan bisnis Zama Homewear tidak lepas dari inovasi produk serta dukungan layanan logistik untuk menjangkau pelanggan di berbagai daerah dan negara.

Pendiri sekaligus desainer Zama Homewear, Srie Dewi Wirautami, menceritakan perjalanan bisnisnya melalui program podcast Cerita Bareng Brand Lokal yang ditayangkan di kanal YouTube JNE.

Dewi mengungkapkan, Zama Homewear awalnya didirikan untuk menghadirkan oleh-oleh khas Malang dalam bentuk produk nonmakanan yang berkualitas dan tahan lama.

Berbekal kemampuan di bidang desain produk, pembuatan pola, dan desain bordir, Dewi mulai mengembangkan produk busana rumahan dengan ciri khas tersendiri.

Pada awal menjalankan usaha, Zama Homewear mengandalkan layanan pengiriman JNE melalui Kantor Cabang Soekarno-Hatta, Malang, untuk mendistribusikan produknya kepada pelanggan.

Seiring meningkatnya pemesanan, terutama melalui penjualan daring, Zama Homewear kini telah menjadi pelanggan korporat JNE.

Dewi mengatakan, kesamaan visi menjadi salah satu alasan Zama Homewear terus menggunakan layanan perusahaan logistik tersebut.

“JNE ini 100% milik merah putih. Ini sejalan dengan visi Zama yang mengusung kearifan lokal serta memberdayakan SDM dari masyarakat kita sendiri,” ujar Dewi.

Malang Main Branch Head JNE, Andre Nurdjianto, menyebut Zama Homewear sebagai salah satu pelanggan loyal JNE.

“Dengan bergabung sebagai customer corporate Zama mendapatkan beberapa fasilitas seperti penjadwalan penjemputan paket dan pembayaran tagihan bulanan,” kata Andre.

Menurutnya, fasilitas tersebut dapat membantu kelancaran operasional pengiriman seiring perkembangan bisnis Zama Homewear.

Selain memperluas pasar, Zama Homewear juga mengedepankan pemberdayaan masyarakat lokal. Seluruh proses pengerjaan produknya melibatkan perajin di Malang dengan konsep padat karya, tanpa mengandalkan mesin industri berskala besar.

Sebanyak 97 persen dari total tim dan perajin Zama Homewear merupakan perempuan. Usaha ini juga menerapkan prinsip produksi berkelanjutan dengan mengolah sisa kain produksi menjadi produk lain yang memiliki nilai ekonomi.

Atas komitmennya tersebut, Zama Homewear meraih Juara 1 UMKM Berprestasi 2026 Jawa Timur. Brand ini juga terpilih mewakili Indonesia dalam ajang World Expo 2025 di Osaka, Jepang.

Dari yang awalnya berfokus pada produk daster rumahan, Zama Homewear kini mengembangkan beragam desain untuk busana sehari-hari hingga pakaian anak melalui lini Little Zama.

Saat ini, Zama Homewear juga tengah memperluas penetrasi pasar internasional. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengikuti proses kurasi produk bersama Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) untuk Year-End Exhibition di Kobe Hankyu, Jepang.

Dewi menargetkan Zama Homewear dapat memberdayakan hingga 500 pekerja kreatif pada 2030. Saat ini, usaha tersebut memiliki sekitar 120 orang dalam timnya.

“Target kami hingga tahun 2030 adalah dapat memberdayakan hingga 500 pekerja kreatif. Dari angka 120 tim saat ini, kami optimistis dengan ekspansi pasar yang agresif dan dukungan ekosistem yang kuat, mimpi ini bisa terwujud,” tutup Dewi.

Perjalanan Zama Homewear menunjukkan bagaimana produk lokal asal Malang dapat berkembang melalui inovasi, pemberdayaan perajin, dan dukungan distribusi untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk konsumen internasional. (bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.