ICMI Kabupaten Malang Dorong Pengembangan Durian dan Alpukat Bernilai Ekonomi Tinggi

Pelantikan pengurus ICMI Kabupaten Malang di Pendopo Agung (foto: blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Pelantikan pengurus ICMI Kabupaten Malang di Pendopo Agung (foto: blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Malang mendorong pengembangan sektor pertanian berbasis komoditas buah bernilai ekonomi tinggi, seperti durian dan alpukat. Gagasan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum ICMI, Makhrus Sholeh saat pelantikan seluruh pengurus periode 2026-2031 pada Sabtu (3/10/2026) di Pendopo Agung Malang.

Makhrus mengatakan setelah pelantikan akan segera berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Malang. Ia menambahkan pengembangan komoditas buah menjadi salah satu fokus yang akan dibahas dalam kepengurusan baru.

“Kabupaten Malang memiliki potensi lahan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengembangkan komoditas dengan nilai ekonomi tinggi,” ujar Makhrus.

Makhrus menerangkan pengembangan tersebut tidak boleh berhenti pada rapat koordinasi. Setiap masukan yang dihasilkan harus diterjemahkan menjadi program konkret bersama pemerintah daerah.

“Usulan kita itu harus konkret dan clear. Harus jelas. Jadi apa yang harus dikerjakan, kapan dikerjakan, siapa saja yang mau mengerjakan. Ada aksi nyata di lapangan, ini yang paling penting,” tambahnya.

Untuk pengembangan buah, ICMI juga akan mendorong pemanfaatan lahan kosong milik masyarakat di tingkat kampung. Program tersebut nantinya diarahkan agar melibatkan petani secara langsung.

“Kita akan manfaatkan di kampung-kampung itu kan banyak yang punya tanah kosong. Nah ini yang akan kita kerjasamakan sampai dari paling bawah, kampung-kampung sama petani-petani,” tutur Makhrus.

Ia mengungkapkan, gagasan tersebut juga akan disinergikan dengan perannya sebagai Ketua HKTI Kabupaten Malang. Sejumlah program pemerintah yang telah berjalan, seperti bantuan bibit, pupuk, hingga irigasi pompa, dinilai dapat menjadi bagian dari penguatan sektor pertanian.

“Nah itu nanti kita akan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Malang, yang selama ini sudah dijalankan, ada bibit gratis, pupuk gratis. Di HKTI kan sudah banyak ini programnya. Ada irpom,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Bupati Malang HM Sanusi berharap keberadaan ICMI dapat memberikan dorongan berbasis keilmuan dan teknologi untuk mendukung pembangunan daerah.

“Kita berharap dengan adanya ICMI memberi dorongan untuk Pemerintah Kabupaten Malang untuk bergerak melalui keilmuan atau teknologi agar nanti bisa membantu kepala dinas agar bersinergi untuk peningkatan teknologi melalui ICMI sesuai dengan arahan dari Orwil Jawa Timur,” kata Sanusi.

Sanusi menyebut kolaborasi tersebut dapat melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah, mulai dari sektor pendidikan, pertanian hingga kelautan. Menurutnya, ICMI memiliki tenaga ahli dan dapat berperan dalam riset untuk mendukung program pemerintah.

“Semua kepala dinas. Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan, nanti kita kolaborasikan untuk ICMI ini banyak bergerak di riset dan banyak tenaga ahlinya,” ujarnya.

Sanusi berharap sinergi tersebut dapat membantu mengoptimalkan berbagai potensi Kabupaten Malang, terutama untuk mengentaskan kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Ya Kabupaten Malang lebih banyak potensi yang bisa digerakkan untuk mengentaskan kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan SDM Kabupaten Malang,” pungkasnya. (yog)

Exit mobile version