Jelang Gala Premiere, Film Suamiku Lukaku Gaungkan Kampanye Anti-KDRT di CFD Malang

Jelang Gala Premiere, Film Suamiku Lukaku Gaungkan Kampanye Anti-KDRT di CFD Malang
Jelang Gala Premiere, Film Suamiku Lukaku Gaungkan Kampanye Anti-KDRT di CFD Malang (blok-a/Bob Bimantara Leander)

Kota Malang, blok-a.com – Suasana Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Ijen, Kota Malang, Minggu (17/5/2026), tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah perempuan terlihat membawa banner kampanye anti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sambil memperkenalkan film berjudul Suamiku Lukaku yang diangkat dari kisah nyata.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kampanye sosial untuk mengajak perempuan lebih berani berbicara jika mengalami kekerasan dalam rumah tangga, sekaligus promosi menjelang gala premiere film yang akan digelar di Malang.

Pemimpin Kampanye, Wully Agustin, mengatakan promosi ini tidak hanya bertujuan mengenalkan film Suamiku Lukaku kepada masyarakat, tetapi juga membawa pesan sosial yang kuat tentang perlindungan perempuan.

“Hari ini kami sedang promosi film Suamiku Lukaku. Nanti hari Selasa (19/5/2026), akan ada artisnya juga dan ambil konvoi dengan mahasiswa. Itu juga tayang di Mopic Malang,” ujarnya.

Menurut Wully, kegiatan di CFD Malang dipilih agar pesan kampanye bisa menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama perempuan yang selama ini masih memilih diam saat mengalami kekerasan dalam rumah tangga.

“Kegiatan ini bukan hanya untuk promosi film, tetapi juga untuk memperluas kampanye sosial kepada masyarakat, khususnya perempuan, agar berani bicara jika mengalami kekerasan dalam rumah tangga,” jelasnya.

Ia menyebut, kampanye ini juga melibatkan sejumlah ibu-ibu, single parent, hingga perempuan dari berbagai latar belakang yang ikut membawa pesan-pesan perlindungan perempuan melalui banner yang dibawa sepanjang CFD berlangsung.

“Kami mengundang ibu-ibu, seorang single parent, perempuan-perempuan Indonesia yang mungkin bisa menceritakan tentang kehidupan di rumah tangganya, karena judul filmnya Suamiku Lukaku,” katanya.

Film garapan sutradara Sharad Sharan ini mengangkat isu KDRT yang masih banyak terjadi di tengah masyarakat. Ceritanya menggambarkan perlakuan kekerasan dalam rumah tangga yang sudah melewati batas, termasuk tindakan pemukulan terhadap perempuan.

“Ini film tentang kekerasan rumah tangga. Saat ini banyak perempuan yang tidak berani bicara. Karena kami menyuarakan sebagai perempuan, saat ini sudah tidak seharusnya ada KDRT lagi karena perempuan itu layak untuk dihargai, layak untuk dicintai, dan dihormati,” tegas Wully.

Ia memastikan, cerita dalam film tersebut diangkat dari kisah nyata sehingga diharapkan mampu menyentuh emosi penonton sekaligus membuka kesadaran masyarakat tentang pentingnya melawan kekerasan dalam rumah tangga.

Film Suamiku Lukaku dibintangi oleh Baim Wong dan Acha Septriasa sebagai pemeran utama.

Wully menegaskan, pesan utama dari film ini adalah mengajak perempuan Indonesia untuk berani berbicara dan memperjuangkan kebahagiaannya sendiri.

“Untuk perempuan Indonesia, kita semua berhak untuk bahagia dan berani untuk bicara. Karena rumah tangga itu saling mencintai dan mengasihi, bukan melukai,” ucapnya.

Film Suamiku Lukaku dijadwalkan tayang mulai 27 Mei 2026. Sementara gala premiere akan digelar pada 19 Mei 2026 di bioskop Mopic Malang dan rencananya turut menghadirkan para pemain film seperti Acha Septiasa hingga Baim Wong.