Penataan UMKM di CFD Reborn Bikin Nyaman Pengunjung, Makin Rapi?

Makin Rapi, Penataan UMKM di CFD Reborn Bikin Nyaman Pengunjung
Makin Rapi, Penataan UMKM di CFD Reborn Bikin Nyaman Pengunjung

Kota Malang, blok-a.com – Kegiatan Car Free Day (CFD) Jalan Ijen resmi kembali diadakan pada hari Minggu (28/4/2024) setelah sempat hiatus sejak hari raya Idul Fitri lalu.

CFD pada hari Minggu ini terbilang special karena adalah edisi pertama CFD Reborn, seperti yang telah digaungkan oleh Pemkot Malang beberapa saat lalu.

Lalu apa yang berbeda dari tampilan CFD reborn di Jalan Ijen Kota Malang kali ini? Perbedaannya terletak pada suasana yang lebih tertib sehingga pengunjung juga lebih leluasa melakukan aktifitas mereka.

Makin Rapi, Penataan UMKM di CFD Reborn Bikin Nyaman Pengunjung
Makin Rapi, Penataan UMKM di CFD Reborn Bikin Nyaman Pengunjung

Pedagang kaki lima dan asongan tidak lagi diperbolehkan untuk berjualan di sepanjang Jalan Ijen, dan dipusatkan di titik-titik tertentu seperti di Museum Brawijaya.  

Selain itu, hewan peliharaan juga tidak diperbolehkan masuk ke kawasan tersebut kecuali telah memiliki keterangan sehat dari berbagai penyakit.

“Untuk konsep yang baru ini, kami lebih perketat soal adanya UMKM yang berjualan di CFD dan membatasi jumlah UMKM yang bisa masuk ke area CFD. Terkait jumlah dan proses pendataan UMKM yang bisa masuk, melalui Diskopindag Kota Malang,” terang Kepala Dinas Pehubungan Kota Malang Wijaya Saleh Putra.

Makin Rapi, Penataan UMKM di CFD Reborn Bikin Nyaman Pengunjung
Makin Rapi, Penataan UMKM di CFD Reborn Bikin Nyaman Pengunjung

Konsep baru ini mendapatkan respon positif dari para pedagang resmi yang berjualan di area CFD. Salah satunya dari Lusiana, pedagang corn dog dan sosis bakar yang mangkal di area museum Brawijaya. Ia menerangkan bahwa penertiban pedagang berdampak positif untuk omsetnya.

“Kalau yang di luar banyak, nanti ngaruh di dalam. Soalnya orang-orang kan kalau sudah berjubelan di luar itu malas masuk. Mikirnya mendingan belinya di luar jadi malas masuk. Sekarang seperti dulu, pas di luar belum ada yang berjualan. Jadi alhamdulillah,” ujar Lusiana.

Lebih lega dan leluasanya kawasan Jalan Ijen tentunya juga mendapatkan respon positif dari pengunjung yang datang. Seperti komentar dari Nurul, mahasiswi asal NTB yang berkuliah di STIKES Kota Malang.

“CFD ini kan untuk umum ada lansia juga yang mungkin saja bisa kecapekan. Sekarang lebih nikmat sih, (dulu) yang buat resah itu kan yang jualan di sana-sana, kenapa gak disatuin aja, biar enak,” ujarnya sambil melahap jajanan yang ia beli di pinggir trotoar Jalan Ijen.

Exit mobile version