Sukses Hambat Stunting, Pj. Walikota Puji Kinerja Insan Kesehatan Kota Malang

Pj. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat memberikan penghargaan dalam acara peringatan Hari Kesehatan di MCC, Kamis (23/11/2023) (foto: Satria Akbar Sigit/Blok-a.com)
Pj. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat memberikan penghargaan dalam acara peringatan Hari Kesehatan di MCC, Kamis (23/11/2023) (foto: Satria Akbar Sigit/Blok-a.com)

Kota Malang, Blok-a.com – Pj Walikota Malang Wahyu Hidayat menyatakan apresiasinya terhadap kinerja para insan kesehatan di Kota Malang dalam upaya menanggulangi stunting. Hal ini disampaikan langsung dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-59 di Malang Creative Centre pada Kamis, (23/112023).

“Saya memberikan apresiasi atas segala upaya seluruh insan kesehatan di Kota Malang yang telah memberikan dedikasinya untuk menyehatkan masyarakat dan mencegah stunting,” ujarnya. Stunting sendiri adalah kondisi di mana pertumbuhan anak terhambat, dan ini tengah menjadi perhatian serius di berbagai wilayah, termasuk Kota Malang.

Pemerintah Kota Malang mengambil langkah-langkah strategis untuk menangani masalah ini. Sebanyak 57 kelurahan diplot sebagai titik pusat untuk intervensi. Program ini melibatkan berbagai aspek, termasuk peningkatan gizi, kesehatan, dan edukasi. Harapannya, dapat memberikan dampak positif terhadap penurunan angka stunting di wilayah-wilayah tersebut.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi dan pola makan sehat. Pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga kesehatan dan pendidikan, untuk menyampaikan informasi ini secara merata ke seluruh lapisan masyarakat.

“Sudah kita lakukan intervensi di lingkup Dinas Kesehatan,” tutur Kadinkes Kota Malang Husnul Muarif.

“Intervensinya spesifik di 57 kelurahan. Sudah kita petakan risiko stunting yang umurnya di bawah dua tahun, simpangan deviasinya saat kita ukur tidak lebih dari dua,” tambahnya.

Selain itu, program ini juga mencakup monitoring kesehatan anak-anak secara rutin. Dengan memantau pertumbuhan anak-anak dari waktu ke waktu, pemerintah dapat mengidentifikasi dini potensi masalah stunting dan memberikan intervensi yang akurat.

Langkah-langkah konkret lainnya melibatkan distribusi suplemen gizi kepada anak-anak dan ibu hamil, serta penyediaan fasilitas kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat. Semua ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Dengan fokus yang jelas pada 57 kelurahan, Pemerintah Kota Malang berharap dapat mencapai penurunan angka stunting yang signifikan. Langkah-langkah tersebut mencerminkan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan anak-anak dan masyarakat secara keseluruhan. (mg5)

Exit mobile version