Malang, Blok-a.com – Kota Malang tidak hanya dikenal dengan keindahan alam dan kesejukannya, tetapi juga ragam destinasi kuliner yang memanjakan lidah. Di tengah banyaknya pilihan kuliner, hidangan lalapan tetap menempati posisi istimewa sebagai menu favorit, baik bagi warga lokal maupun wisatawan.
Kombinasi protein yang digoreng sempurna, kesegaran sayuran, serta sambal dengan cita rasa khas membuat lalapan menjadi identitas yang tak terpisahkan dari Kota Malang. Berikut lima rekomendasi lalapan di Malang versi food vlogger @INGINKURRUS_, yang menonjol dari segi rasa, variasi lauk, hingga ketajaman sambalnya.
1. Lalapan Akang Jainul (Lalapan Jainul)
Lalapan Akang Jainul atau yang lebih sering disebut Lalapan Jainul merupakan salah satu destinasi kuliner penyetan populer di Malang. Warung ini dikenal karena sambalnya yang sangat pedas, gurih (lekoh), dan tidak pelit terasi.
Lalapan Akang Jainul menawarkan ragam pilihan lauk dengan bumbu ungkep khas Jawa Timur yang meresap. Menu utamanya meliputi ayam goreng, bebek goreng, lele, empal, paru, hingga jeroan seperti ati ampela dan usus. Seluruh menu disajikan bersama nasi putih hangat, tahu, tempe, serta lalapan segar.
Selain protein utama, tersedia pula menu pendamping seperti terong goreng dan kol goreng. Menu yang paling banyak dipesan pelanggan adalah ayam goreng dan bebek goreng yang dipadukan dengan kol goreng.
- Alamat: Kawasan TMP (Taman Makam Pahlawan), tepatnya di Jl. Pandeglang No. 20, Malang
- Jam buka: 16.30–00.00 WIB (Sabtu libur)
- Estimasi harga: Rp16.000–Rp40.000
Ciri khas utama warung ini terletak pada karakter sambalnya yang kuat. Sambal diolah dengan terasi berkualitas tinggi sehingga menghasilkan aroma tajam, rasa gurih mendalam, dan tingkat kepedasan yang konsisten. Selain itu, teknik penggorengan lauk yang cenderung garing di luar namun tetap juicy di dalam menjadi daya tarik tersendiri.
2. Lalapan dan Seafood Cak Der
Lalapan dan Seafood Cak Der merupakan destinasi kuliner populer di wilayah Malang dan Batu. Tempat ini dikenal karena menyajikan hidangan laut segar serta lalapan tradisional dengan sambal khas yang diulek dadakan.
Menu yang tersedia mencakup berbagai olahan laut seperti Kepiting Asap, Seafood Mix (kombinasi kepiting, udang, cumi, dan kerang), udang saus telur asin, cumi goreng tepung, serta aneka ikan seperti gurami, kakap, dan mujair. Pengunjung dapat memilih olahan dibakar, digoreng, atau di-steam.
Bagi pengunjung yang tidak mengonsumsi seafood, tersedia menu lalapan seperti ayam goreng, bebek pecak, serta pelengkap berupa tahu, tempe, dan terong penyet. Ada pula menu sayuran seperti tumis baby buncis ebi dan kangkung.
- Alamat cabang: Jalan Raya Wendit Timur No. Kav. 3, Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang (Pusat) & Jalan Ir. Soekarno No. 117, Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu
- Jam buka: Cabang Pusat 11.30–23.30 WIB setiap hari & Cabang Kota Batu: 10.00–23.30 WIB (Senin mulai pukul 11.00 WIB)
- Estimasi harga: Rp5.000–Rp165.000
3. Lalapan Anggraini (dulu Lalapan Mbak Evi)
Lalapan Anggraini atau yang dikenal juga sebagai Lalapan Mbak Evi merupakan kuliner legendaris di Malang. Warung ini terkenal dengan sambal ulek segar yang melimpah serta porsi nasi yang besar.
Menu yang tersedia antara lain Nasi Lalapan Bandeng, Nasi Lalapan Mujair, Nasi Lalapan Ayam, ikan tongkol, ikan pe (pari), Nasi Lalapan Lele, Nasi Lalapan Usus atau Rempelo Ati, hingga Nasi Lalapan Telur. Ada pula menu pendamping seperti terong, tahu, dan tempe.
- Alamat: Jl. Galunggung Blok 1, Gading Kasri, Kec. Klojen, Kota Malang (masuk gang di samping kantor Kelurahan Gading Kasri)
- Jam buka: Sabtu–Kamis, 11.00–20.00 WIB (Jumat tutup)
- Estimasi harga: Rp17.000–Rp35.000
Ciri khas utama Lalapan Anggraini (Mbak Evi) terletak pada sambal ulek segar yang disajikan melimpah hingga menutupi lauk. Warung ini juga dikenal dengan porsi nasi besar serta penggunaan bahan baku yang digoreng mendadak untuk menjaga kualitas rasa dan tekstur krispi.
4. Lalapan RRI (Warung Lamongan RRI Malang)
Lalapan RRI atau Warung Lamongan RRI Malang merupakan salah satu destinasi kuliner legendaris dan terpopuler di Malang. Warung ini dikenal dengan sambal yang sangat pedas dan porsi lauk yang melimpah.
Menu yang ditawarkan cukup variatif, mencakup seafood (gurame, cumi, udang, kepiting, lobster, kerang), unggas (ayam dan bebek goreng/bakar), hingga ikan air tawar seperti lele. Tersedia pula hidangan pelengkap seperti cah taoge serta pilihan nasi putih atau nasi uduk.
Menu favorit pelanggan di antaranya Lele Goreng, Gurame Bakar, Cumi Saus Padang, dan Ayam Penyet.
- Lokasi: Jalan Candi Panggung Barat No. D1, Mojolangu, Kec. Lowokwaru, Kota Malang
- Jam buka: 16.00–00.00 WIB (libur hari Rabu)
- Estimasi harga: Rp20.000–Rp70.000 per porsi menu standar. Paket seafood besar atau kepiting bisa mencapai di atas Rp120.000
Ciri khas utama lalapan ini terletak pada sambalnya yang legendaris dengan level pedas yang “nampol”. Selain itu, warung ini dikenal dengan porsi lauk melimpah dan aroma bakaran smoky dengan bumbu manis-gurih yang meresap.
5. Lalapan Cak No Sawahan (Lalapan Ariel)
Lalapan Cak No Sawahan yang lebih populer dengan sebutan Lalapan Ariel merupakan salah satu kuliner malam legendaris di Kota Malang.
Warung ini mengusung konsep kaki lima khas penyetan Lamongan yang mengutamakan kualitas bahan dan kecepatan penyajian. Menu yang ditawarkan beragam, berfokus pada protein seperti bebek goreng, ayam goreng, burung dara, serta berbagai jenis ikan seperti dorang, lele, dan mujaer. Sebagai pelengkap, tersedia tempe, tahu, serta jeroan yang disajikan bersama nasi putih hangat dan lalapan segar.
Seluruh hidangan diracik dengan bumbu ungkep rempah yang meresap. Menu favoritnya antara lain bebek goreng gurih, ayam goreng empuk, burung dara, dan ikan dorang.
- Alamat: Jl. Sulawesi No. 14, Kasin, Kec. Klojen, Kota Malang
- Jam buka: Selasa–Minggu, 15.00–22.30 WIB (Senin libur)
- Estimasi harga: Rp22.000–Rp28.000 per porsi lauk (belum termasuk nasi)
Ciri khas utama kuliner ini terletak pada sambal ulek dadakan yang memadukan tomat segar, cabai, dan terasi berkualitas untuk menghasilkan rasa pedas, gurih, dan sedikit manis. Selain itu, tekstur lauk yang digoreng garing di luar namun tetap lembut di dalam menjadi standar penyajian yang konsisten. (mg2/gni)
Penulis: Flora Vorentina Lum Mahasiswa Magang Unitri








